Pembukaan pelatihan desain grafis di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Jember

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Di Jember terdapat sebuah Desa yang terkenal dengan julukan ‘Kampoeng Logo’. Ya, Kampoeng Logo tersebut terletak di desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah dan berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat kota Jember.

Desa Jatimulyo dijuluki Kampoeng Logo lantaran banyak para pemuda yang berpenghasilan melalui kontes logo.

Jika dilihat sekilas, desa tersebut sama dengan desa pada umumnya, yakni banyak masyarakat desa (khususnya orang tua, red) yang menggantungkan nasibnya di bidang pertanian.

Berbeda dengan pemudanya, di desa Jatimulyo pemudanya dapat meraup ratusan Dolar hanya dari dalam rumah. Melalui pelatihan desain grafis yang diselenggarakan oleh Karang Taruna “Putra Mulya” Jatimulyo itulah yang membuat banyak pemuda desa menjadi kreatif dan dapat berpenghasilan.

“Setelah pelatihan Desain Grafis ini selesai, diharapkan seluruh peserta mampu bekerja melalui kireatifitasnya. Banyak lowongan pekerjaan yang membutuhkan keahlian dibidang desain grafis, atau bisa juga freelance melalui kontes-kontes logo.” ujar M. Imron Fauzi ketua umum Karang Taruna “Putra Mulya” Jatimulyo.

Baca Juga  Pencuri Kecebur Sungai, Bawa Lari Motor Ditendang Korban

Imron juga berharap, pelatihan desain grafis dapat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

Loading...

“Dan harapan saya pelatihan desain grafis ini dapat mengurangi permasalahan negara kita, yakni tingkat pengangguran yang masih tinggi dengan jumlah lowongan pekerjaan yang sangat rendah” imbuh Imron.

Pelatihan desain grafis ini, sudah dimulai sejak Desember 2016 lalu. Awalnya, ada pemuda desa yang belajar desain grafis secara otodidak, kemudian ditekuninya sampai bisa menghasilkan pundi-pundi dolar.

Pemuda tersebut adalah anggota Karang Taruna yang bernama Dian dan Agus Rizal. Melalui desain logonya, saat ini Agus rizal sudah mendapat penghasilan sekitar 6-20 juta rupiah perbulan.

“Kami ingin memberdayakan pemuda desa sini. Apalagi banyak yang menganggur dan kerjanya serabutan,” ucap Agus.

Baca Juga  28 Perwira Naik Pangkat, Gubernur AAL: Naik Pangkat Tidak Otomatis

Saat ini, pelatihan desain grafis sudah dilaksanakan dua kali, yang pertama ketika Karang Taruna masih dibawah kepemimpina Fatah yang kemudian digantikan Dian, dan yang kedua di bawah kepemimpinan Imron.

Di pelatihan desain grafis pertama, peserta yang ikut hanya pemuda desa Jatimulyo saja. Kemudian di pelatihan desain Grafis kedua, peserta yang ikut dari berbagai kecamatan di kabupaten Jember, namun di batasi 20 peserta agar pelatihan dapat berjalan secara kondusif. (*)

Reporter: Imron

Loading...
Berita sebelumyaPartai Non Parlemen Deklarasi Pilkada 2020, Koalisi Membangun Surabaya
Berita berikutnyaAdies Kadir Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H

Tinggalkan Balasan