Berbagi Kepedulian, Imigrasi dan Lions Club Santuni Yatim Piatu hingga Bantu Warga Membutuhkan

68
Kakanim Tanjung Perak Indra Bangsawan (kanan) dan President Club Santoso secara simbolis memberikan bingkisan dan transport kepada perwakilan warga sekitar kantor imigrasi.

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) –Ramadan tahun ini, menjadi waktu yang tepat buat jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Kemenkumham Jatim,  untuk melanjutkan menebar kebaikan setelah dua tahun tertunda karena pandemi Covid-19.

Menggandeng Lions Club International – District 307 B2 Indonesia melalui Lions Club Surabaya Mahardhika, Rabu (27/4/2022) sore, imigrasi mengadakan buka bersama anak yatim piatu dan warga sekitar.

Tausiyah menjelang berbuka oleh KH Abdul Mutholib, semakin meyemangati seluruh undangan yang hadir betapa indahnya berbagi kepedulian dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan di masa pandemi covid.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak Indra Bangsawan mengatakan, kegiatan sosial ini sudah menjadi program rutin yang dilakukan setiap tahun ketika Ramadan tiba.

Baca Juga  Iseng Rekam Wanita Mandi, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi

“Alhamdullilah setelah dua tahun vakum kita tidak melakukan kegiatan apa-apa karena Covid-19, program kita ini mendapat dukungan Lions Club Surabaya. Kebetulan mereka imbergerak di bidang sosial, jadinya pas,” ujar mantan Kabid Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kanim Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta ini.

Loading...

Lanjut Indra, selain menyantuni 62 yatim piatu, juga dibagikan bantuan sembako untuk 100 orang warga sekitar. Indra berharap santunan dan pembagian sembako ini dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi covid.

Santoso, selaku President Club sangat berterimakasih kepada semua pihak yang turut membantu menyukseskan acara ini. 140 paket sembako telah disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

“Dengan pemberian sembako ini semoga dapat membantu meringankan kebutuhan makanan terutama kepada keluarga yang terdampak pandemi,” ujar Santoso.

Baca Juga  Curi Motor Ajak Pacar DiMassa, Cowok Wanita Muda ini Bonyok

Lions Club International, lanjut Santoso, adalah organisasi kemanusiaan untuk pengabdian terbesar di dunia yang saat ini memiliki 1,4 juta anggota dan 47 ribu klub yang tersebar di 210 negara.

“Dalam Lions Club kita tidak membicarakan politik, tidak terikat dengan agama apapun. Tidak membeda-bedakan suku, ras, dan keturunan. Sesuai motto kita ” We Serve”, artinya Kita Melayani,” sambungnya.

Menurut Santoso, ada 5 lima program utama yang menjadi prioritas Lions Club. Antqrq lain diabetes, lingkungan hidup, kebutuhan makanan, penglihatan, dan kanker anak.

“Kami selalu berdoa, kebaikan-kebaikan yang terus kita lakukan akan menjadi ladang pahala bagi anak cucu kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: Brili
Editor: Gita Tamarin

Loading...
Artikulli paraprakLepas Atlet Senam Sea Game, Dirut Petrokimia Gresik Tekankan Sportivitas
Artikulli tjetërPT. PJB Kembangkan Riset Clean and Green Energy Development, Melibatkan Perusahaan

Tinggalkan Balasan