Beraksi Usai Sahur, Dua Jambret ini Mengaku Ingin Berlebaran

74

SURABAYA, (Kabarjatim.id)-
Dua pemuda ini nekat melakukan kejahatan jalanan meski usia mereka masih belasan tahun. Dengan dalih mencari uang untuk berlebaran, keduanya melancarkan aksinya usai makan sahur.

Kedua bandit ingusan itu bernama Achmad Fausi (19) warga Jalan Kemayoran Gang Buntu Surabaya dan YS (17) warga Jalan Lebak Timur 3D Surabaya.

Kepada petugas, para pelaku mengaku tak memiliki pekerjaan tetap, hingga kedua remaja tamatan SMP ini nekat menjambret demi uang lebaran.

Dalam catatan kepolisian, kedua pelaku sudah beraksi 3 kali, yakni dua kali di Simokerto dan sekali di Rungkut.

“Ngakunya buat lebaran karena tidak bekerja. Ya mungkin karena putus sekolah jadi ndak punya ijazah,” kata Kapolsek Rungkut, Kompol I Gede Suartika, melalui kanit Reskrim AKP Oloan Manullang, Senin (20/5/2019).

Loading...
Baca Juga  Honda Jazz Oleng Tabrak Trotoar, Sopir Diduga Mabuk

Dalam menjalankan aksinya, lanjut Oloan, para pelaku mencari sasaran usai sahur. Sekitar pukul 04.30 WIB, keduanya menyasar di Jalan Kalirungkut dan menemukan dua orang laki-laki dan perempuan berboncengan.

Para pelaku pun mengikuti keduanya hingga ke jalan yang sepi. “Pada saat dijalan yang sepi, korban di pepet oleh pelaku dan langsung menarik paksa tas korban hingga menyebabkan korban terjatuh,” tambah Olloan.

Ketika korban terjatuh itulah, korban berteriak maling dan meminta tolong. Anggota reskrim yang sedang melakukan patroli di sekitar lokasi dibantu warga berhasil melumpuhkan kedua tersangka.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, kedua karib itu sudah beraksi tiga kali di Wilayah Simokerto dan Rungkut. Keduanya berdalih, nekat menjambret karena terdesak
kebutuhan lebaran. (Ekoyono)

Baca Juga  3,5 Ton Beras dari Polrestabes Surabaya untuk Korban Gempa Cianjur

Teks foto : Pelaku jambret yang dewasa, satu lainnya masih anak anak.

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprak26 Penumpang Bus Lorena Dipulangkan Polisi
Artikulli tjetërBabinsa Geger Dengan Semangat Turun Ke Sawah Bantu Petani Berantas Gulma

Tinggalkan Balasan