Beraksi di Pizza Hut Jalan Basuki Rachmad Surabaya, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk

33
Dua pelaku curanmor didampingi Kapolsek Genteng

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ini sedang apes, pasalnya setelah puluhan kali beraksi, keduanya tertangkap pada, Jum’at 29 Nopember 2019, sekira jam 08.30 WIB.

Salah satu pelaku diamankan ketika beraksi di Pizza Hut, Jalan Basuki Rachmad Surabaya.

Sementara, satu pelaku lainnya kabur dan diamankan didaerah Peneleh, Surabaya.

Pelakunya, Krisna Mukti (18), asal Jalan Ambengan Batu 1, Surabaya dan Arta Fira (27), asal Jalan Ambengan Batu III, Surabaya.

Kedua pelaku ini menggasak sepeda motor milik TS ketika ditinggal bekerja sebagai Security Pizza Hut dan dalam keadaan kunci menempel dikarenakan lupa.

Namun korban yang ketika itu mengetahui ada dua orang laki-laki yang kedapatan melakukan pencurian sepeda motor miliknya, kemudian TS berteriak mintak tolong dengan kata-kata “Maling-maling”.

Baca Juga  Bandel Tak Pakai Masker, Siap-siap Kena Denda

Kapolsek Genteng AKP, Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, dalam rangka menindak lanjuti program prioritas Kapolri dalam pemantapan Kamtibmas dan penguatan penegakkan hukum yang professional dan berkeadilan, Polsek Genteng mengungkap kasus Curanmor.

“Pada saat, tidak jauh dari Tempat kejadian perkara (TKP) ada anggota Reskrim Polsek Genteng yang sedang melaksanakan kring serse,” sebut Anggi, Kamis (12/12/2019).

Loading...

Anggota yang mendengar teriakan tersebut langsung melakukan pengejaran
dibantu oleh warga masyarakat setempat yang ikut mengejar.

Sesampainya di samping Plaza Surabaya Jalan Pemuda Surabaya pelaku Arta Fira, yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warma hitam, Nopol L 4026 DZ berhasil diamankan.

“Sedangkan pelaku lainnya bernama Krisna Murti, yang membawa hasil kejahatan 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam, Nopol L 4421 XN berhasil kabur,” tambah Anggi.

Baca Juga  Diduga Palsukan Tanda Tangan IMB, Pabrik Bata Ringan di Gresik Akan Dipolisikan

Kemudian Satreskrim Polsek Genteng melaksanakan pengembangan kemudian
dilakukan penangkapan kepada pelaku lainnya yang telah melarikan diri. Berdasarkan hasil intrograsi dan fakta dilapangan pelaku telah melakukan kejahatan sebanyak 10 kali.

“Lima TKP diantaranya di Lamongan dan sisanya di wilayah Surabaya,” tutup Anggi.

Barang bukti yang diamankan saat ini adalah 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, Nopol
L 4026 DZ yang disita dari tersangka AF ( alat sarana ) dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam, Nopol L 4421 XN yang disita dari tersangka KM ( hasil dari kejahatan).

Saat ini Polsek Genteng masih melakukan pengembangan kepada penadah dan barang bukti yang belum diketemukan, dan berada di wilayah Madura.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan