Bengkel Motor di Buduran Sidoarjo Digrebek Polisi, Tiga Mekanik Diamankan

198
Tiga teknisi bengkel yang ditangkap Polisi.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) –
Tiga orang yang berprofesi sebagai mekanik bengkel sepeda motor diamankan oleh Reskrim Polsek Bubutan Surabaya di sebuah bengkel sepeda motor yang terletak di Jalan Krembangan, Desa Kemiri, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Mereka diamankan pada, Minggu, 17 November 2018, sekira pukul 00.30 WIB, karena menjadi penadah sepeda motor curian untuk dijual protolan berupa onderdil.

Tiga pelakunya, Nawang (24) asal Perum Siwalan Indah Lingkar Timur, Buduran Sidiarjo, Riski (18), asal Perum Candi Asri Ngampel, Candi Sidoarjo dan RRT (17) asal Perum Candi Mas Prambanan Sidoarjo.

Pelaku Nawang sendiri adalah pemilik bengkel dan selaku penyandang dana pembelian barang hasil kejahatan dan mempunyai bengkel sepeda motor dan menyuruh dua rekannya mencari atau membeli dan menjual barang hasil kejahatan secara Online.

Barang bukti (BB) yang diamankan petugas

Setelah korban bernama, Abdul Rozaq warga Tembok Dukuh melaporkan kehilangan sepeda motor kesayangannya ke Reskrim Polsek Bubutan fan langsung ditindaklanjuti guna mengungkapnya.

Baca Juga  Apes, Usai Dorong Motor Pria ini Malah Ditangkap Polisi
Loading...

“Hasil dari penyelidikan, dan juga informasi dari masyarakat akhirnya dapat diketahui keberadaan atau tempat tinggal para pelaku itu,” sebut AKP Priyanto Kapolsek Bubutan, pada Kamis (21/11/2019).

Begitu ada petunjuk, lanjut Priyanto, yakni di sebuah bengkel sepeda motor yang terletak di Jalan Krembangan, Ds. Kemiri, Kec. Buduran Sidoarjo, yang akhirnya dilakukan penggerebekan dan penggeledahan.

Diketahui jika tempat tinggal atau bengkel itu ditempati tiga orang yang diduga sebagai pelaku dari tindak pidana menerima motor curian.

Ketika digrebek, ketiganya sedang menfoto onderdil protolan dan diketahui dari barang bukti sepeda motor kawasaki Ninja warna biru Nopol. L -4874 – OT, milik Abdul Rozaq, warga Jalan Tembok Dukuh Gg. 3 Surabaya.

Baca Juga  Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa Senilai Rp700 Juta

“Mereka mengaku jika motor itu dibeli dari seseorang yang tidak dikenal di Suramadu seharga Rp. 3.000.000, tanpa dukumen yang sah,” jelasnya.

Mereka juga mengaku jika nantinya onderdil protolan itu akan di jual secara online. Skok dan pelek berikut bannya telah laku di jual ke orang tidak dikenal secara Online seharga Rp. 1.500.000.

“Hasil dari penjualan itu oleh mereka dibelanjakan oli, lampu, busi, untuk keperluan bengkel,” imbuh Kapolsek.

Atas dasar tersebut tiga pelaku dan rotolan barang bukti sepeda motor Ninja di bawa ke Polsek Bubutan untuk Proses penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan dari ketiganya berupa, 3 HP, Uang tunai sebesar Rp. 1.000.000, dan sisa Onderdil protolan sepeda motor Ninja. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaHasil Pemalsuan Surat Tanah Mantan Kades di Bangkalan Diduga untuk Nyalon dan Hiburan
Berita berikutnyaPolres Gresik Dapat Penghargaan Sangat Baik Dari Kemenpan RB

Tinggalkan Balasan