Bendera Putih Tanda ‘Menyerah’ di Ampel, Pengibarnya Minta Maaf

7934
Fahim saat meminta maaf atas viral videonya.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Seorang pria mengaku warga Ampel Surabaya, telah mengibarkan bendera putih “Menyerah” sebagai bentuk protes terhadap pemerintah, Jumat (23/7/2021) meminta maaf.

Bahkan video yang di unggahnya berdurasi 2 menit 17 detik itu, Viral dan menimbulkan keresahan masyarakat.

Pria tersebut diketahui bernama Fahim Attamimi. Ia membuat video warga Ampel, Jalan Sasak Surabaya, mengibarkan bendera putih, sebagai bentuk protes, saat diberlakukan PPKM darurat, lantaran usahanya sebagai pedagang baju muslim di kawasan tersebut menurun.

Kendati demikian, Fahim telah menyesali perbuatannya, dan meminta maaf kepada masyarakat, atas video yang diunggahnya di berbagai media sosial telah menimbulkan keresahan masyarakat.

Permohonan maaf Fahim disampaikan melalui video berdurasi 1 menit 28 detik, yang mengatakan dirinya meminta maaf kepada elemen masyarakat, dan mengapresisasi pemerintah atas penanggulangan covid-19.

Loading...
Baca Juga  Sebulan Satreskoba Polres Gresik Ringkus 16 Budak Narkoba dan Puluhan Gram Ganja

“Saya Fahim, terkait viralnya video, saya ingin memberikan klarifikasi. Yang pertama saya meminta maaf kepada elemen masyarakat, bila mana video saya yang menampilkan bendera putih dikawasan ampel tersebut membuat keresahan ditengah masyarakat, dan yang kedua saya mengapresiasi kepada pemerintah atas penanggulangan covid-19,” jelas Fahim dalam kutipan video permintaan maafnya.

Fahim juga bersepakat atas kesadaranya mencopot bendera putih yang dipasangnya, dan mendukung PPKM level 4 di wilayah Ampel, karena ia menyadari wilayah Ampel padat berpotensi sebaran covid 19.

Mereka juga berterima kasih atas bantuan sembako dari Kapolri yang diberikan oleh Polda Jatim kepada waga Ampel, karena dapat meringankan beban masyarakat saat pandemi ini.

Baca Juga  Sembunyikan Barang Dalam Kamar Kost, Pria ini Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Sementara warga Ampel sendiri mayoritas mendukung PPKM level 4 dan taat prokes. Warga Ampel juga kurang berkenan dengan adanya video tersebut.

Selain itu, Fahim Attamimi sendiri diketahui bukan warga Ampel, melainkan warga Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakDirlantas Polda Bengkulu Kombespol Sumardji Mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61
Artikulli tjetërAneh, Petugas BPBD Jember Pengantar Jenazah Covid Malah Diserang

Tinggalkan Balasan