Beli HP Pakai Upal, Warga Sukomoro Bablas Tidur Penjara

38
Polres Magetan
Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha menunjukkan barang bukti saat jumpa pers.

MAGETAN (Kabarjawatimur.com)
Satreskrim Polres Magetan mengamankan NA (22), warga Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Tersangka diamankan karena diduga membeli handphone (HP) menggunakan uang palsu.

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengatakan, penangkapan ini bermula dari laporan korban yang kemudian diteruskan oleh satreskrim dengan melacak keberadaan pelaku melalui tracing HP yang dibelinya.

“Pelaku NA ini diamankan karena membeli barang berupa handphone secara COD dengan uang palsu. Harga HP itu Rp 1,7 juta. Korban dan pelaku bertransaksi secara COD bertemu di Jalan Tripandita, Magetan tepatnya di depan SMK Yosonegoro” ujar Kapolres Yakhob Silvana, saat konferensi pers pada Jumat (27/8).

Lebih lanjut Kapolres Magetan menerangkan, jika terungkapnya kasus peredaran uang palsu ini bermula dari laporan korban yang baru saja menjual handphone kepada tersangka NA.

Baca Juga  Judi Doro Tenggumung Digrebek, Beberapa Orang Diamankan
Loading...

Setelah menerima uang dari pelaku sebanyak 1.7 juta rupiah, beberapa saat kemudian korban baru menyadari kalau uang yang diterima adalah uang palsu dan kemudian korban melaporkannya ke pihak berwajib.

“Tersangka membayar dengan pecahan Rp 50 ribuan dan Rp 20 ribuan palsu,” ungkap Yakhob.

Dari hasil pengembangan, Polisi menyita barang bukti uang palsu senilai Rp 4,1 juta yang disita dari tersangka dan korban. Dan menurut pengakuan pelaku NA uang tersebut didapat dari Kota Jember.

Karena perbuatannyatersebut tersangka terancam pidana dan dijerat dengan pasal 26 ayat 2 dan 3, juncto pasal 36 ayat 2 dan ayat 3 Undang-undang nomor 7/ 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (*)

Baca Juga  Bendungan Gongseng Tinggal Tunggu Izin Sertifikasi Operasional

Editor: Rizky Rahim

Loading...
Berita sebelumyaKapolrestabes: Gotong Royong Kekuatan Bangsa Dalam Massa Pandemi
Berita berikutnyaJudi Sabung Ayam ‘Bebas’ di Banyuwangi, Padahal Masih PPKM

Tinggalkan Balasan