Bejat! Pria di Banyuwangi Setubuhi Anak Tiri Sebanyak 50 Kali Hingga Hamil 5 Bulan

890
SW (61) seorang pria yang menyetubuhi anak tirinya dipamerkan di Mapolresta Banyuwangi. (FOTO:Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur) – “Ojo ngomong nang mak’e (jangan ngomong ke ibuknya, red)”. Itulah kata-kata manis yang diungkapkan oleh SW (61) warga asal Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi saat melakukan perbuatan bejat kepada anak tirinya DR (16).

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, hubungan tersangka dengan korban merupakan ayah tiri yang menikah siri dengan ibu kandung korban.

Ceritanya, pada tahun 2017 pada saat korban tidur, tersangka duduk di sebelah tempat tidur korban, kemudian tersangka langsung naik keatas badan korban dan mendekatkan wajahnya kepada korban sambil mengatakan ‘Ojok ngomong nang mak’e’.

“Setelah mengatakan demikian, selanjutnya terlapor mencium pipi korban dan langsung menarik pakaian korban dan kemudian menyetubuhi korban,” kata Arman Asmara, Sabtu (27/6/2020).

Loading...
Baca Juga  Polsek Tanggul Ringkus Spesialis Pembobol Toko Dekat Markas Yonif Raider 515

Pengakuan tersangka, perbuatan persetubuhan yang dilakukan terhadap korban ini sejak tahun 2017 hingga 2019 sebanyak lebih dari 50 kali.

“Tersangka melakukan persetubuhan terhadap korban berkali-kali sampai korban hamil kurang lebih 5 bulan usia kandungan,” jelas Kapolresta.

Setelah korban hamil, lanjut Arman, korban mengadukan kejadian ini kepada ibu korban bahwa yang menghamili adalah si ayah tirinya. Tanpa basa-basi, pihaknya pun melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Banyuwangi.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pria yang sudah berubanan itu dijerat pasal 81 ayat (2) atau ayat (3) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2020 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga  DPRD Sumenep Minta Pemkab Peka Atasi Kelangkaan Pupuk

Sekedar diketahui, kasus ini juga didampingi oleh Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan Dan Anak (TRC PPA) Korda Banyuwangi yang dikomandoi oleh Veri Kurniawan. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Artikulli paraprakAda Agenda Lain Dibalik Kedatangan Bupati Faida ke Kejari Jember
Artikulli tjetërTiga Anggota Polsek Mulyorejo akan Dipecat, Usai Jalani Kasus Pidana dan Kode Etik

Tinggalkan Balasan