Bejat! Pemuda di Bondowoso Ajak Temannya Perkosa Pacar Hingga Hamil 5 Bulan

46
Tersangka saat

BONDOWOSO, (Kabarjawatimur.com) – Sungguh bejat kelakuan seorang pemuda asal Bondowoso, Jawa Timur. Bagaimana tidak, pemuda berumur 17 tahun itu tega memperkosa pacarnya yang masih di bawah umur.

Tak seorang diri, tersangka juga mengajak rekannya untuk memperkosa korban. Akibatnya, korban kini hamil lima bulan.

Adalah RF harus diamankan Satreskrim Polres Bondowoso karena tega memperkosa kekasihnya sendiri berinisial S (17) merupakan warga Situbondo.

Tersangka pertama menyetubuhi korban pertama kali pada Desember 2019 lalu di rumah tersangka.

“Kemudian tersangka RF mengulangi perbuatannya saat mengajak korban ke rumah kerabatnya yang ada di Pantai Patek Situbondo,” ujar AKBP Erick Frendriz, Kapolres Bondowoso, saat dikonfirmasi pada Kamis (23/07).

Baca Juga  Pria Stress Obrak-Abrik Ponpes Gus Firjaun

Setelah berhasil tersangka kemudian berniat mengulangi perbuatannya. Ironisnya tersangka RF justru mengajak salah seorang temannya yang berprofesi sebagai sopir AH (19).

Loading...

Antara peristiwa pertama dan kedua, hanya berselang beberapa hari. Pada peristiwa kedua, niat jahat tersangka terlihat dengan mengajak korban pesta minuman keras (miras).

“Berdasarkan pengakuan tersangka, sebelum melakukan perbuatannya yang kedua, dia terlebih dulu mengkonsumsi minuman keras jenis arak. Bahkan, korban juga dipaksa untuk menenggak miras itu,” lanjut Erick.

Ketika korban mulai tak sadarkan diri itulah, dua pemuda ini mulai memaksa korban untuk melakukan persetubuhan.

“Saat ini, AH yang merupakan tersangka kedua, sedang dalam pengejaran,” papar mantan Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat ini.

Baca Juga  Bebas Tiga Bulan Lagi Terjerat Kasus Terorisme, Umar Patek Tetap Komitmen Bantu Lapas

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, dua orang tersangka itu akan dikenakan Pasal 82 Juncto Pasal 76 E UU RI No.17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” pungkas Erick. (*)

Reporter: Rio

 

 

Loading...
Artikulli paraprakSehari, Kantah Surabaya 1 Layani 35 sampai 50 Pemohon Sertifikat Melalui Aplikasi UTAMA
Artikulli tjetërKeren! Jemput Bola Urus ‘Adminduk’ Mudahkan Warga Banyuwangi Selama Pandemi

Tinggalkan Balasan