Begini Tips Menyiapkan Karakter Young Preneur Sejak Kuliah

93
Ivan Cipoki selaku owner Cilok Cipoki dalam podcast GenBI Preneur

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Young Preneur adalah sebuah julukan untuk pengusaha yang memulai usahanya di usianya yang sangat relative muda, dan memiliki pengalaman yang juga masih belum banyak.

Seperti contoh keinginan mahasiswa untuk hidup mandiri dengan tujuan agar tidak membebani orang tua merupakan salah satu karakter dari young preneur.

Generasi muda yang akan membangun usaha bisnis harus optimis dan menjadikan era pandemi ini sebagai batu loncatan bisnis untuk memperbaiki manajemen usaha sehingga mampu mengaitkan antara visi dan misi usaha ketika akan memulai bisnis.

Hal ini disampaikan oleh Ivan Cipoki selaku owner Cilok Cipoki dalam podcast GenBI Preneur yang diadakan oleh komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jember.

Ivan Fahmy menyatakan, dalam era new normal ini para generasi X dan Z harus mampu memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan target penjualan.

Baca Juga  Kebakaran Gudang Serabut Kelapa Kerugian Capai 1,5 Miliar

“Dalam berbisnis kita harus mampu adapted dengan kondisi atau kebiasaan saat ini (era new normal) seperti platform digital yang mampu mengubah behavior pokok dari konsumen yang awalnya melakukan pembelian secara offline menjadi online. Konsumen itu targetnya, ketulusan itu tembaknya, dan kepuasan itu adalah pelurunya” tutur mas Ivan Fahmy, Minggu (6/9/2020) yang secara On Air Radio Kiss dan Live IG GenBI Jember.

Loading...

Ivan Fahmy juga menyarankan bisnis yang cocok dimasa era new normal seperti sekarang ini yakni bisnis kuliner karena merupakan kebutuhan utama bagi manusia.

“Orang Indonesia berprinsip bahwa ‘kalau tidak makan nasi tidak makan’, hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk peluang bisnis yang besar dengan menciptakan nilai (brand) terhadap citra dan penyampaian awarness ke konsumen” terang Ivan Fahmy.

Baca Juga  Awas! Warga Banyuwangi Langgar 'Prokes' Bakal Diburu Mobile Hunter Covid-19

Team Leader GenBI Preneur, Annisa Rahma berharap bahwa tujuan dari podcast ini untuk menginspirasi generasi milenial agar bisa merintis usaha dan usaha yang dijalankan bisa survive dalam kondisi apapun.

“Podcast ini dilaksanakan untuk menginspirasi generasi milenial agar bisa merintis usaha dan survive dari pengalaman owner Cilok Cipoki dimana merintis usahanya itu berlika-liku sampai akhirnya bisa bangkit kembali serta meningkatkan dan mengembangkan kewirausahaan bagi generasi muda,” jelasnya.

“Jadi gini podcast ini merupakan kelanjutan dari podcast sebelumnya,” imbuhnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

4 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan