Begini Kronologi Suami Ditembak Selingkuhan Istri

2279
Pelaku saat dipamerkan oleh Polisi di Mapolres Bangkalan

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Peristiwa penembakan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan Madura. Lokasinya di Desa Sukolilo Timur Kecamatan Labang pada hari Sabtu tanggal 7 Agustus 2021 lalu.

Korbannya Edvan Setiawan alias Aswar warga Dukuh Pakis 4-A/12 Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya.

Pria berusia 39 tahun itu ditembak saat memperbaiki kerusakan jaringan wifi sekitar pukul 21.30 WIB di tepi jalan Desa Sukolilo Timur. Saat itu korban bersama dua rekannya sesama pekerja teknisi jaringan internet wifi.

Penembakan Dilakukan Secara Terencana

Penembakan yang terjadi pada malam hari itu langsung ditangani pihak Kepolisian. Petugas langsung melakukan penyelidikan dan menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara).

Dua hari kemudian, tiga pelaku berhasil diamankan petugas Satreskrim Polres Bangkalan yang bekerjasama Ditreskrimum Polda Jatim.

Ketiga pelaku berinisial S (33), D (34) warga Kota Surabaya. Sementara F (35) warga Kelurahan Kraton Kabupaten Bangkalan. Para pelaku sama-sama bekerja sebagai teknisi instalasi jaringan wifi.

Insiden penembakan itu dilakukan secara terencana oleh tiga pelaku tersebut. Dengan peran yang diatur sebelumnya.

Baca Juga  Tujuh Pelaku Curi Kabel, 1 Pelaku Tewas Ditembak

Pria berinisial D berperan memutuskan kabel wifi agar terjadi kerusakan jaringan. Sekaligus menentukan TKP (tempat kejadian perkara) agar korban ditembak dilokasi tersebut.

Sementara pria berinisial F membantu mencari informasi keberadaan korban sekaligus menunjukkan lokasi keberadaan korban untuk segera dieksekusi.

Kemudian S sebagai pelaku utama melancarkan aksinya dengan melepas satu kali tembakan mengenai lengan kiri korban.

Korban pun terkapar di tanah, tak puas S melepas tembakan kedua kalinya mengarah kepala korban. Beruntung korban selamat dan cepat mendapat pertolongan.

Kini korban Aswar sedang dirawat di RS dr. Soetomo Surabaya.

“Korban dalam kondisi hidup dan meminta pertolongan, sehingga dilakukan pertolongan untuk menyelamatkan nyawa korban,” terang Irjen Pol. Nico Afianta saat konferensi pers di Mapolres Bangkalan, Kamis (12/8).

“Tiga pelaku itu ditangkap pada hari Selasa 10 Agustus kemarin,” imbuh Nico.

Loading...

Motif Hubungan Asmara Pelaku dengan Istri Korban

Kapolda Jatim saat pers rilis di Mapolresta Bangkalan.

Kapolda Jatim Irjen Nico menjelaskan, motif sementara dari peristiwa penembakan tersebut adalah masalah asmara.

Pelaku S merasa kesal dan sakit hati karena ketahuan selingkuh dengan istri korban. Sehingga pelaku merencanakan pembunuhan dengan menggunakan pistol rakitan.

Baca Juga  Viral Jadi Pengangkut Sampah, Janda Cantik Dapat Bantuan Motor Gerobak Impian

“Pelaku ini sakit hati, karena diketahui telah berhubungan dengan istri korban, jadi ada hubungan asmara sehingga direncanakan penembakan,” jelasnya.

Ditemukan 7 Butir Peluru Aktif

Petugas kepolisian menyita beberapa barang bukti dilokasi penembakan. Diantaranya, satu proyektil peluru, sepeda motor Vario, dan satu proyektil yang diangkat dari badan korban dirumah sakit.

Selain itu, polisi juga menyita senjata api rakitan model revolver, dan menemukan 7 butir peluru aktif yang diduga digunakan tersangka.

Nico mengatakan, pihaknya akan mendalami asal muasal dari senjata api yang digunakan tersangka, serta akan melakukan pemeriksaan kepada istri korban.

“Kami menghimbau kepada masyarakat jangan sesekali membeli, memakai, menyimpan senjata api tanpa ijin, karena pasal yang disangkakan berat sesuai yang diatur dalam undang-undang,” katanya.

Nico menjelaskan, ketiga tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Reporter: Rusdi

Loading...
Berita sebelumyaTinjau SVMI di UI, Kapolri: Hilangkan Perbedaan Bersatu Lawan Covid-19
Berita berikutnyaUsai Patungan Beli Barang, Dua Pria Disergap Depan Husada Utama

Tinggalkan Balasan