Bea Cukai Gresik Musnahkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal Hingga Obat Kadaluwarsa

42
Kepala Bea Cukai Gresik Bier Rudy Kismulyanto bersama perwakilan Pemkab Gresik, Kejari Gresik, Polres Gresik dan Satpol PP saat memusnahkan barang ilegal hasil penindakan di wilayah Gresik dan Lamongan

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Bea Cukai Gresik akhirnya memusnahkan ratusan ribu barang ilegal hasil penindakan kepabeanan dari wilayah Gresik dan Lamongan. Mulai dari rokok ilegal, minuman keras, hingga obat kadaluwarsa, pada Rabu (3/11/2021).

Adapun rokok ilegal yang dimusnahkan sebanyak 515.187 batang rokok tanpa pita cukai atau cukai palsu berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Putih Mesin (SPM). Lalu ada 16 bungkus tembakau iris ilegal, 1,5 liter liquid vape tanpa pita cukai, 267 ribu liter miras, 51 obat kadaluwarsa.

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismulyanto menjelaskan, barang ilegal yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil penindakan selama periode Juli 2019 hingga Mei 2021. Penindakan ini juga bertujuan melindungi masyarakat dari barang berbahaya dan ilegal.

“Situasi pandemi ini tidak membuat pengawasan Bea Cukai Gresik terhadap barang ilegal menurun. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai penindakan sehingga kami bisa melakukan pemusnahan BMN sesuai keputusan Kanwil DJKN Jawa Timur,” ujar Bier Budy Kismulyanto, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga  Sembunyikan Barang Dalam Kamar Kost, Pria ini Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Dia membeberkan, modus operandi penyelundupan yang dilakukan pelaku ada berbagai cara. Seperti halnya rokok ilegal yang mayoritas memanfaatkan jasa transportasi bus. Lalu sisanya diperoleh dari operasi gabungan di beberapa pasar.

Loading...

“Untuk jenis minuman beralkohol dan obat-obatan kadaluwarsa diimpor menggunakan transportasi kapal. Selanjutnya barang ilegal itu terbongkar ketika sandar di perairan Gresik,” terangnya.

Barang yang dimusnahkan, lanjut Bier Rudi, total perkiraan sebesar Rp 566,7 juta dengan potensi kerugian negara Rp 295,8 juta. Pihaknya juga melakukan penyidikan dan menghasilkan 3 SPB dengan barang bukti 380.240 batang rokok dengan potensi kerugian negara sebesar 155,9 juta.

“Barang-barang yang dimusnahkan kali ini tidak ada tersangkanya. Ini hanya proses administrasi memusnahkan barang milik negara. Akan tetapi ada tiga kasus di Lamongan yang sudah incraht dan satu lagi masih dalam
proses,” imbuhnya.

Baca Juga  Warga Desa Dayukidul Kecamatan Kedungadem Keluhkan Galian C

Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkab Gresik Wijayani Lestari yang ikut hadir dalam giat pemusnahan mengatakan, Pemkab akan terus bekerja sama dengan Bea Cukai untuk dapat memberantas peredaran rokok maupun barang ilegal di wilayah Gresik.

“Kami akan terus mendukung upaya penindakan yang dilakukan oleh jajaran Bea Cukai Gresik, karena barang ilegal mengakibatkan kerugian negara,” kata Wijayani Lestari.

Diketahui dalam kegiatan pemusnahan barang ilegal di halaman Kantor Bea Cukai Gresik ini tampak hadir pula, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Gresik, Polres Gresik, Satpol PP dan Pemkab Gresik. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakPokjawas Madrasah Kemenag Bangkalan Resmi Dikukuhkan
Artikulli tjetërKomisi B DPRD Surabaya Dorong Tutup Pinjol Ilegal  

Tinggalkan Balasan