BBPJN Geram Kerusakan Jalan Pantura Gresik Imbas Kendaraan Overload

11
PPK BBPJN Merlan Effendi saat melakukan observasi terhadap kendaraan yang overload beberapa hari lalu.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Kerusakan jalan yang cukup parah di wilayah Pantura Gresik diduga imbas dari sering dilewati kendaraan overload (kelebihan muatan), yang didominasi armada dumptruk. Terkesan tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya geram.

“Banyak kendaraan yang kelebihan muatan melewati jalur pantura. Tapi kenapa pelanggaran seperti itu belum juga ditindak oleh pihak terkait. Dampaknya jalan yang kita perbaiki hancur,” kata Pejabat Pembuat Komitmen BBPJN VIII Surabaya Merlan Effendi, Jumat (14/02/2020) dengan nada geram.

Dijelaskan, dari tinjauan lapangan beberapa hari lalu, ditemukan beberapa titik ruas jalan yang rusak parah. Padahal jalan tersebut belum lama ini diperbaiki. Yakni mulai dari KM.42 hingga KM.46. Lalu dari KM.28 hingga KM.34.

Baca Juga  Geger, Rumah di Kedung Klinter Surabaya Digrebek Polisi

“Ruas jalan yang rusak parah itu ada di titik Sidayu hingga Bungah. Adapula beberapa titik di Panceng dan Manyar. Kita berharap sopir mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya.

Loading...

Ditegaskan, banyaknya kendaraan bertonase 40 ton setiap hari tentunya akan merusak jalan. Apalagi kendaraan itu sedang berhenti.

“Rusaknya jalan itu bisa membahayakan pengguna jalan yang lain. Jadi tolong kita minta kesadaran dari pihak-pihak terkait,” tegasnya.

Ketika dikonfirmasi Kasat Lantas Gresik AKP Erika Purwana Putra mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam dan sudah melakukan penindakan terhadap para pengemudi kendaraan yang melebihi muatan. Namun uji KIR itu kewenangan Dishub.

“Kita sudah melakukan penindakan. Bahkan sudah ada ratusan kendaraan yang kita tilang. Setiap hari pasti kita lakukan penilangan terhadap pelanggaran ODOL (Over Dimensi & Over Loading),” ujar Erika melalui pesan whatsapp, Jumat (14/02/2020).

Baca Juga  Jadi Tempat Latihan Piala Dunia U-20, SGB akan Direnovasi

Sementara Kepala Dishub Gresik Nanang Setiawan menyebut, pihaknya sudah sering melakukan razia terhadap kendaraan barang yang menyalahi uji KIR. Namun untuk menilang bukan menjadi kewenangan Dishub.

“Untuk menilang itu kewenangan Satlantas. Dishub tidak punya kewenangan soal itu,” ungkap Nanang kepada wartawan. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan