Batal Nikah Gara-Gara Tertangkap Konsumsi Sabu

80
Pelaku pesta sabu yang diamankan di Polsek Pakal

SURABAYA (kabarjawatimur.com)- Rencana Doni (24) warga Benowo Lapangan untuk mempersunting pujaan hati nampaknya harus ditunda. Pasalnya Doni yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tatto itu harus meringkuk di tahanan polsek Pakal Surabaya lantaran terbukti mengkonsumsi narkotika golongan I jenis Sabu.

“Padahal bulan depan mau nikah mas, saya nyesel kalau sudah seperti ini,” kata Doni kepada kabarjawatimur.com, Kamis (29/09/2016).

Kapolsek Pakal, Kompol Widjanarko menjelaskan, kejadian ini bermula dari laporan masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba di lingkungan mereka. Sebelumnya tersangka ini sempat diintai dan ketika hendak melakukan pesta narkoba, Doni yang tak sadar dimata-matai petugas, akhirnya segera diciduk di sekitar Jl. Benowo.

“Tersangka ini sering menggunakan narkotika jenis sabu, kemudian kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan, dan benar bahwa yang bersangkutan ini akan mengkonsumsi sabu, dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka,” jelas Widjanarko.

Loading...
Baca Juga  Mahasiswa UINSA Surabaya Belajar Transplantasi Terumbu Karang di Pantai GWD

Petugas kemudian melakukan pengembangan atas informasi yang didapat dari tersangka, jika dia mendapat pasokan barang haram tersebut dari Riki (19) warga Jawu Sumber Rejo Pakal, yang merupakan seorang pengedar dan kurir dari DPO berinisial AR.

Dari keterangan tersangka Riki, dirinya membeli sabu seharga 800 ribu, kemudian di pecah menjadi poket kecil dan dijual seharga 200 ribu rupiah per poket kecil, dari hasil penjualan, Riki biasa mendapat untung sekitar 400 ribu.

“Saya jualnya per poket 200 ribu, barangnya dari AR,” terang Riki.

Dari tersangka Doni, petugas berhasil mengamankan seperangkat alat hisap sabu dan satu buah poket kecil berisi sabu dengan berat kurang lebih 0,5 gram, sedangkan dari tersangka Riki, petugas mengamankan barang bukti serbuk haram seberat 19,7 gram.

Baca Juga  Ketua Komisi 4 DPRD Tuban Serahkan Bantuan Komputer Kepada SMPN 1 Plumpang

Kedua tersangka yang masih muda ini terpaksa mendekam di tahanan Polsek Pakal, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 112,113 dan 114 KUHP tentang narkotika, dengan hukuman minimal 5 tahun penjara.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakDipasok Sabu dari Ibu Hamil , Dua Pelanggan Kena Tangkap
Artikulli tjetërGIIAS 2016 Catat Pertumbuhan Kendaraan Baru 81.944 unit di Jatim

Tinggalkan Balasan