Zainal Mustofa, (tiga dari kiri) ketika bersama kader NU

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pemilihan Kepala Daerah Banyuwangi tahun 2020 mulai menghangat. Barisan NU Muda Banyuwangi deklarasi mengusung Ma’mulah Harun maju sebagai Bakal Calon Bupati Banyuwangi.

Ma’mulah Harun tercatat sebagai salah satu anggota DPRD Provinsi Jawa Timur definitif dari daerah pemilihan Jatim IV yang berangkat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Penggagas Barisan NU Muda Banyuwangi, Zainal Mustofa mengaku, deklarasi ini bermula dari banyaknya aspirasi dari lintas sektoral Badan Otonom (Banom) dan Lembaga NU. Mereka menghendaki agar Hj.Ma’mulah Harun maju sebagai bakal calon Bupati Banyuwangi periode 2020-2025.

Terlebih, kata Zainal Mustofa, Hj.Ma’mulah Harun juga aktif di lembaga NU, yaitu Muslimat. Bahkan, kini dia juga menjabat sebagai Ketua Muslimat NU Banyuwangi.

Baca Juga  Viral Aksi Pria Banyuwangi Onani di Atas Motor Honda Scoopy

“Ini dorongan dari teman-teman muda NU lintas sektoral, dari hasil kajian potensi-potensi kader NU. Setelah kita ‘ring’ potensinya kita baca rekam jejaknya sebagai anggota dewan provinsi yang punya potensi luar biasa dari hasil Pileg 2019,” jelas Zainal Mustofa.

Sebetulnya, imbuh Zainal, ada beberapa nama kader NU yang dijaring dan dipantau sepak terjangnya selama menduduki jabatan di politik dan di pemerintahan.

“Ada nama seperti, H Joni Subagio sebagai Ketua dan Ali Mahrus sebagai Sekretaris di DPC PKB. Setelah kita ring muncul nama Ma’mulah ini,” terangnya.

Loading...
Hj. Ma’mulah Harun ( kanan) saat bersama Ketua PCNU Banyuwangi, H.Moh.Ali Makki

Yang menjadi pertimbangan, lanjutnya, Ma’mulah Harun dinilai telah mempunyai modal politik cukup besar. Karena dia aktif di lembaga Muslimat dan Fatayat NU, selain juga perolehan suaranya pada pemilihan legislatif 2019 lalu.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Resmikan Dermaga IV Rute Ketapang-Lembar

“Pertimbangan lainnya, yaitu track record-nya selama menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim yang manfaatnya bisa dirasakan, loyalitasnya kepada NU secara organisasi tidak diragukan lagi,” paparnya.

Pihaknya akan berkomunikasi lebih intensif kepada Banom-banom dan Lembaga NU, pengasuh pondok pesantren yang ada di Banyuwangi. Termasuk juga komunikasi kepada Ketua PCNU Banyuwangi.

“Kita juga berkomitmen akan melakukan komunikasi politik dengan partai-partai yang ada. Secara kesiapan, baik melalui jalur Parpol maupun jalur independen Barisan NU Muda Banyuwangi akan mengawal beliau,” tandasnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaPemuda di Jember Lompat Dari Jembatan, Ditemukan di Rumah Warga
Berita berikutnyaBimtek Laporan Pertanggungjawaban Program Jalin Matra: Sebelum Akhir Tahun Harus Disetor

Tinggalkan Balasan