Banyu Urip Surabaya Marak Jambret, Sekeluarga Hendak Takjiah Jadi Korban

Lokasi penjambretan di Jalan Banyu Urip

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Polisi Reskrim Polrestabes Surabaya kerap melaksanakan kring serse baik siang maupun malam. Namun hal itu tak membuat aksi kejahatan berkurang, khususnya diwilayah Banyu Urip Surabaya.

Seperti kejadian yang dialami oleh korban bernama, Sriani (39), wanita asal Simo Gunung Barat Tol III, Surabaya ini. Dia dijambret dua pemuda tepat di depan eks gedung Bioskop Cantik pada, Jumat (8/1) pukul 03.00 WIB.

Akibat aksi jambret itu, tasnya berisi  dua unit HP, uang Rp 1 juta, dan STNK motor amblas. Kejadiannya bermula, saat korban bersama anaknya berusia 7 tahun, dan adiknya, Yayuk boncengan mengendarai motor hendak takziah ke rumah kerabatnya di Nganjuk pukul 03.00.

Saat melintas di Jalan Banyuurip arah Kupang, tiba-tiba dipepet dari sebelah kanan oleh kedua pelaku yang juga mengendrai motor dan merampas tas cangklong di lengan Sriani.

Loading...

Setelah berhasil, pelaku llangsung melarikan diri. “Setelah merampas ts, pelaku kabur dn sempat mengejek dengan menjulurkan lidah ke saya,” sebut Sriani.

Korban bercerita jika dua pelakunya masih berusia remaja dan beraksi mengendarai motor matic Nmax warna hitam, namun nopolnya tidak diketahui.

Beruntung korban tidak sampai jatuh. Meski sempat berteriak minta tolong namun saat itu tidak ada yang membantu, korban akhirnya memilih melapor ke Mapolsek Sawahan.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Risty Tanto saat dikonfirmasi kejadian ini mengatakan tidak ada laporan.

“Tidak ada laporan penjambretan diwilayah itu mas,” tutup Kanit Reskrim Sawahan.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan