Bansos Pesantren dan Disabilitas Telan Anggaran Rp 6,9 Miliar

36
Penyerahan Bansos Secara Simbolis Bupati kepada Pengasush Ponpes

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako kepada pondok pesantren (Ponpes) dan kaum penyandang disabilitas.

Bansos itu diberikan dalam rangka meringankan beban santri dan penyandang disabilitas ditengah pandemi COVID-19.

Jumlah Ponpes di Kabupaten Bangkalan yang menerima Bansos paket sembako sebanyak 183 lembaga. Dengan jumlah bantuan sebanyak 46.170 paket sembako berisi beras 5 Kg dan mie instan 18 bungkus per paket.

Sedangkan, bantuan kepada penyandang disabilitas sebanyak 367 paket sembako berisi beras 5 Kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 Kg, dan mie instan 6 bungkus.

“Bantuan kepada pondok pesantren disesuaikan dengan jumlah santrinya,” ujar Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron usai penyerahan simbolis Bansos di Pendopo Agung, Sabtu (12/9/2020).

Baca Juga  FESyar Jawa 2020 Pencapaian Business Matching Sebesar Rp 3,5 Triliun

Ra Ratif menjelaskan bahwa, penyaluran paket sembako itu menelan anggaran sebesar Rp 6,9 milyar bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT).

Loading...

Dia berharap bantuan yang disalurkan Pemkab Bangkalan dapat bermanfaat dan mengurangi beban masyarakat terdampak COVID-19 dalam pemenuhan kebutuhan.

“Ini bantuan yang sekian kalinya dilakukan Pemkab, karena banyak sektor terdampak pandemi COVID-19,,” katanya.

Oleh sebab itu, ia akan terus berupaya meminimalisir berbagai dampak tersebut, baik dengan memberikan bantuan maupun upaya penguatan ekonomi rakyat.

Ra Latif juga terus menghimbau masyarakat untuk mematuhi dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktifitas. Sebab, disiplin protokol kesehatan merupakan vaksin melawan Covid-19.

“Semoga pandemi ini segera berakhir, sehingga dampak yang timbulkan juga tidak berkepanjangan dan kita dapat kembali dalam kehidupan yang normal,” tandasnya.

Baca Juga  Anggota Komisi III Wihadi Wiyanto Minta Imigrasi Awasi Ketat Orang Asing Masuk Jatim Secara Ilegal

Usai penyerahan simbolis bantuan paket sembako kepada pengasuh pondok pesantren dan penyandang disabilitas. Kemudian Bupati memberangkatkan truk pengangkut sembako menuju pondok pesantren. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...

Tinggalkan Balasan