Banser, Ansor, PSHT dan Tokoh Agama Deklarasi Anti Anarkisme di Polres Tanjung Perak

2008

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-
Deklarasi Pernyataan Sikap Masyarakat Surabaya Anti Anarkhisme juga digelar di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (16/10/2020).

Selain AKBP Ganis Setya Ningrum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, hadir pula perwakilam Klenteng Pak Kik Bio, rohaniawan Hindu, Toga Islam, Pamter PSHT, Pemuda Pancasila, dan Ansor serta perwakilan agama Budha dan agama Kristen.

Maksud dan tujuan diadakannya deklarasi ini yakni untuk membekali elemen masyarakat dalam hal memfilter informasi baik informasi dari media cetak atau informasi dari media sosial agar dapat melawan ajakan anarkisme.

AKBP Ganis menyampaikan, harus di akui , semua element memiliki peran penting dan sudah menjadi tugas semua dalam menjaga Kota Surabaya yang kondusif, aman dan damai.

Baca Juga  Keren! Subur Juga Arahkan Warga Miskin Desa Sumbermulyo Dukung Cabup Cawabup Peserta Pilbup Banyuwangi

“Saya harapkan kepada seluruh warga Surabaya, jangan mudah terprovokasi dan jangan biarkan kita ditunggangi oleh oknum yang ingin memanfaatkan situasi dan kondisi,” kata Ganis.

Semua warga boleh saja beraspirasi namun terarah dan tetap sesuai prosedur dengan berpedoman kepada undang-undang yang berlaku di Indonesia.

Loading...

“Dalam moment seperti ini sebaiknya kita lebih bijak dalam menyikapi, yang mana aspirasi merupakan suatu bentuk wadah kita berkreasi untuk menyampaikan pendapat namun justru disalahgunakan dan disalahartikan oleh banyak generasi muda,” tambah Ganis.

Salahartikan oleh banyak generasi muda, dalam arti yakni dengan melakukan tindak kejahatan anarkisme, merusak objek vital negara, merusak perkantoran pemerintahan, merusak Surabaya.

Baca Juga  Surat PCNU Banyuwangi Minta Rincian Dana Hibah Belum Dibalas Pemda

Akibat ulah mereka, diketahui bersama sudah berapa besar kerugian akibat aksi anarkisme oleh oknum-oknum yang tidak bertnggung jawab.

Untuk itu, Kapolres mengajak marilah kita bangun rumah kita dan menjaga rumah kita, dengan tidak bersikap anarkis dan membuat situasi menjadi aman , damai, dan kondusif.

“Dua bulan kedepan kita akan melaksanakan pilkada di kota surabaya. maka dari itu mari kita mendukung penuh pelaksanaan pilkada damai 2020 dengan mengedepankan kekompakan, kerukunan, kebersamaan serta bijak dalam menyikapi situasi saat ini,” tutup Ganis.(*)

Reporter : Eko

Teks : Deklarasi anti anarkisme di Polres Tanjung Perak

Loading...

Tinggalkan Balasan