Bank BRI Diduga Tilap Uang E-Warung Rp 140 Juta

1740
Ilustrasi

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Bank BRI Cabang Bangkalan diduga menilap uang di rekening giro E-warung yang melayani pencairan program Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT.

Pemilik agen E-warung bernama Fauzi asal Desa/Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Uang didalam rekeningnya sebesar Rp 140 juta diduga diambil Bank BRI tanpa pemberitahuan kepada dirinya.

“Pada tanggal 1 Juli 2020 uang sudah masuk ke rekening penerima BPNT, saat itu juga saya sudah melayani 350 penerima melakukan transaksi pengambilan sembako. Sorenya saya cek saldo, tahu-tahu sudah terpotong tanpa saya ketahui,” ungkap Fauzi, Senin (6/7/2020).

Setelah uang di rekening diketahui hilang. Fauzi langsung mengkonfirmasi BRI Cabang Bangkalan. Kata Fauzi, salah satu petugas Brilink mengungkapkan, BRI melakukan pengambilan uang direkening E-warung miliknya lantaran adanya kelemahan sistem pada proses rekonsiliasi sehingga terjadi selisih kurang yang terjadi direkening RPL dan BPNT Kementerian Sosial.

Loading...
Baca Juga  Bawa Ratusan Miras, Pasutri di Surabaya Berurusan dengan Polisi

“Pengembilan uangnya tanpa pemberitahuan ke saya, diambil sepihak,” ujarnya.

Dengan kejadian itu Fauzi merasa dirugikan oleh BRI. Sebab, dirinya telah mengeluarkan sembako kepada masyarakat atau KPM (Keluarga Penerima Manfaat) selaku penerima program BPNT.

“Tentu saya rugi, sembako sudah disalurkan, uang saya hilang RP 140 juta,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Fauzi berharap pemerintah setempat melalui Tim Koordinasi Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan untuk memproses kejadian yang dialaminya agar tidak terulang lagi kepada E-warung yang lain.

“Mohon kejadian ini ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bank BRI Cabang Bangkalan Pinca mengatakan, dirinya belum bisa memberikan komentar atas kejadian tersebut. Sebab, pihaknya masih berkoordinasi dengan Sekretariat Kantor Pusat (SKP) BRI.

Baca Juga  Pasca Korban Tewas Tenggak Miras, Polsek Jajaran Gelar Razia Oplosan

“Pihak kami masih koordinasi SKP BRI agar jawabannya seragam, karena berkaitan dengan media di BRI itu terpusat pak,” dalihnya.

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakKamar Kost Dukuh Kupang Digrebek, Pria Kedurus Surabaya Diamankan Polisi
Artikulli tjetërPolisi dan TNI Dukung DPRD Jatim Terkait Perda Pengganti Maklumat Kapolri

Tinggalkan Balasan