Banjir di Blitar Rusak 5 Jembatan

55
Jembatan rusak (istimewa)

BLITAR, (Kabarjawatimur.com) – Hujan lebat di kawasan puncak Gunung Kawi, mengakibatkan banjir bandang di Dusun Barurejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jum’at (31/1/2020).

Peristiwa ini mengakibatkan rusaknya 5 jembatan Desa, 85 Kepala Keluarga (KK) terisolir, rusaknya areal persawahan, 1 rumah, dan 1 kandang sapi milik warga.

Sesuai data yang dihimpun BPBD Kabupaten Blitar, hujan deras di puncak Gunung Kawi semalaman, kemudian, terjadi aliran air dari atas gunung bercampur material potongan pohon.

“Karena pada saat musim kemarau lalu, terjadi kebakaran lahan dan hutan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik.

Cholik menjelaskan sesuai informasi dari masyarakat sekitar Dusun Barurejo, banjir bandang terjadi akibat adanya kebakaran lahan dan hutan pada waktu kemarau yang banyak mengakibatkan pohon mati dan terguyur hujan dengan intensitas deras terbawa oleh arus air.

Loading...
Baca Juga  Dari Pengedar Barang Jalan Kunti, Polisi Amankan Puluhan Poket Siap Edar

“Melalui sungai dari hulu ke hilir yang membawa material berupa pohon yang mati terbakar, yang akhirnya menyumbat aliran sungai dan jembatan penghubung Dusun Barurejo,” jelasnya.

Terjangan arus banjir bandang ini mengakibatkan kerusakan 5 jembatan desa atau penghubung antar kampung di Dusun Barurejo diantaranya; jembatan putus di RT04/RW03 mengakibatkan 75 KK terisolir, jembatan putus di RT02/RW03 Dusun akibatnya 10 KK terisolir, jembatan putus di RT04/RW02 menghubungkan RT02/RW02 digunakan 75 KK.

Kemudian jembatan rusak di RT02/RW02 menghubungkan dengan RT03/RW01 masih bisa dilewati, serta jembatan rusak di RT03/RW01 penghubung dengan RT01/02 tapi masih bisa dilewati.
Termasuk kerusakan beberapa hektar areal persawahan, yang masih didata luasnya.

Baca Juga  Belasan Poket Didapat Polisi dari Rumah Semolowaru

Serta rusaknya rumah Ngatelin warga RT03/RW01 dan kandang sapi milik Suyoto RT01/RW02.

“Total kerugian nilainya sedang kami hitung, karena pendataan masih belum final,” ungkap Cholik. (*)

Reporter: Gilang Bahtiar

Loading...
Artikulli paraprakAntisipasi Penyebaran Virus Corona, PT. KAI Daop 9 Bagi-Bagi Masker ke Penumpang
Artikulli tjetërImigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2021

Tinggalkan Balasan