Baliho Surat Gubernur Dilepas, Eh Malah Akan Dipasang Anggota DPRD

1875
Baliho diserahkan Kustiono Musri kepada anggota DPRD Jember David Handoko Seto.

JEMBER,(Kabarjawatimur.com)
Baru sehari dipasang, baliho berisi surat Gubernur Jawa Timur berisi ‘dosa-dosa dan usulan pemecatan Bupati Jember Faida kepada Mendagri diturunkan. Belakangan diketahui penurunan baliho itu dilakukan karena pada baliho milik DPRD Jember itu dipasang ucapan kedinasan peringatan Hari Pahlawan, Sabtu(7/11/2020).

Sebelumnya sempat ramai melalui pesan suara yang menyebar melalui aplikasi WA suara pendukung paslon Faida-Vian yang meradang dengan pemasangan usulan pemecatan Faida sebagai Bupati Jember. Tidak hanya itu dalam rekaman ada suara laki-laki yang mengaku ketua salah satu ormas mengancam akan mengerahkan ribuan orang demi menurunkan baliho.
“Kalau malam ini tidak ada tindakan dari Polres, besok kita rapatkan , Senin kita kirim, Rabu kita eksen ke DPRD untuk menurunkan baliho itu,”kata orang yang mengaku bernama Alfin.

Baca Juga  Bupati dan Ketua DPRD Gresik Kecam Ritual Pernikahan Manusia dan Domba

Lembaran baliho berukuran 6m x 4m itu kemudian diserahkan perwakilan Sekertariat dewan (Sekwan), kepada kordinator Gerakan Reformasi Jember Kustiono Musri di gedung DPRD.
“Tadi saya terima kembali dari sekwan bahwa ruang reklame milik DPRD itu akan dipasang ucapan peringatan hari pahlawan. Dan diturunkan bukan karena adanya tekanan dari pihak manapun,”kata Kustiono Musri saat dikonfirmasi.

Loading...

Setelah menerima dari Sekwan, Kustiono menyerahkan baliho itu kepada salah seorang anggota dewan David Handoko Seto.“Tadi diminta sama Mas David katanya mau dipasang gak tahu dipasang dimana. Padahal mau kita pasang di Alun-alun biar semakin banyak orang tahu jika Bupati Faida layak dipecat,”tegasnya.

Sementara itu David Handoko Seto saat dikonfirmasi mengatakan baliho tersebut sebagai aspirasi rakyat. David juga menegaskan bahwa surat itu bukan fitnah.”Siapapun mengatakan ini fitnah adalah bohong. Ini adalah surat berkop resmi Gubernur Jawa Timur, ditanda tangani basah oleh Gubernur Jawa Timur,” kata David.

Baca Juga  Metode Pemerintahan Bojonegoro Jadi Acuan Tim Studi Lapangan PKA

“Ini bukan dokumen rahasia artinya ini layak diketahui publik,” sambungnya.

Baliho tersebut rencananya kemudian akan dipasang kembali.”Ini akan kita pasang kembali agar masyarakat tahu Gubernur Jawa Timur telah mengirimkan surat kepada Menteri dalam negeri mengusulkan pemecatan Bupati Faida.

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakDuh! Hendak Mencuri Malah Kepergok Pemilik Rumah
Artikulli tjetërKecewa Tak Berhasil Suap Polisi, Sopir ini Emosi Sekaligus Merekam dan Sebar di Medsos

Tinggalkan Balasan