Awas! Ini 11 Modus Penipuan Via Online yang Dibongkar Polisi

6405
Pelaku saat diamankan Polisi Banyuwangi (FOTO:Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Banyak modus pelaku kejahatan untuk memperoleh keuntungan. Tentunya, bagi masyarakat harap waspada dalam perkara kasus penipuan via online.

Sebelumnya, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar sindikat hacker dengan modus penipuan online yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan jumlah penipuan ini menimpa ratusan korban hingga mengalami kerugian milyaran rupiah.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menyampaikan, para pelaku kejahatan online tersebut beroperasi di 13 daerah yang tersebar di Indonesia. Selain meretas nomor WA, pelaku juga melakukan penipuan online dengan 10 modus berbeda.

Berikut modus operandi penipuan online yang berhasil diungkap:
1. Meretas nomor whatsapp milik orang lain (pengguna), lalu meminjam uang kepada teman-teman pengguna whatsapp seolah-olah sebagai pemlik atau pengguna nomor whatsapp yang asli.

Baca Juga  Bank BRI Diduga Tilap Uang E-Warung Rp 140 Juta

2.Menyebar undian berhadiah di perumahan (terungkap polres malkot tahun 2018).

3.Menyebar cek palsu bernilai miliaran dan SIUP palsu di perumahan dan sekitar kantor perusahaan yang mana pada dokumennya tertera nmr HP yg bisa dihubungi korban. Setelah korban menelpon nomor Hp tersebut , pelaku menjanjikan akan memberi imbalan atas ditemukannya cek itu yang akhirnya pelaku menipu korban untuk mentransfer uang.

Loading...

4.Menelpon mengaku sebagai keluarga yang sedang tertimpa musibah.

5.Menelpon keluarga dari orang yg berperkara untuk dimintai uang dijanjikan akan membebaskan orang yang berperkara.

6.Menelpon mengaku sebagai polisi membohongi orang bahwa keluarganya tertangkap kasus narkoba, untuk dimintai uang tebusan.

7.Menelpon pengusaha mengaku sebagai pejabat polisi meminta uang saat ada serah terima jabatan di kepolisian.

Baca Juga  Lockdown Lokal di Surabaya, Diperpanjang

8.Menelpon restoran memesan makanan yang akhirnya si korban (pihak restoran) mengirim pulsa kepada pelaku dengan janji akan dibayar lunas berikut pesanan makanannya saat pesanan makanan diantar ketempat tujuan yg palsu.

9.Menelpon pengusaha mengaku sebagai pejabat meminta uang dengan menjanjikan akan memberikan proyek pekerjaan.

10.Menelpon orang mengaku sebagai polisi menawarkan lelang mobil barang bukti dengan tujuan meminta uang muka pembelian mobil lelang.

11.Menyebar kupon berhadiah yang dimasukkan kedalam bungkus sabun ataupun snack. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan