Atlet Wushu Sidoarjo Menjadi Korban Pelecehan Seksual Saat Porprov, Terduga Pelaku Hanya Wajib Lapor

51

Jember,(kabarjawatimur.com) – Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov VII telah berakhir. Kabupaten Jember menjadi salah satu tuan rumah Porprov 2022.

Namun pelaksanaan Porprov VII di Jember diwarnai perkara asusila yang kini telah di laporkan ke Satreskrim Polres Jember dan telah di tangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak.

Salah seorang atlet cabang olahraga wushu diketahui telah melapor ke Mapolres Jember karena menjadi korban pelecehan seksual. Atlet berasal dari Sidoarjo tersebut dilecehkan oleh seorang teman lelakinya di salah satu hotel.

Berdasarkan penulusuran, peristiwa pelecahan tersebut terjadi di hotel di tak jauh dari Mapolres Jember.
Peristiwa tersebut terjadi para 25 Juni 2022 lalu.

Saat itu, korban sebut saja bunga yang akan bertanding membela daerahnya ditelpon oleh seorang teman lelaki korban berinisial FA, warga Sidoarjo

Baca Juga  RAP Pembangunan Jembatan, Berikut Penjelasan Dana Dusun Jubellor

FA mengatakan akan menonton korban bertanding di arena pertandingan Wushu di gedung Serba guna Kaliwates.

Usai bertanding, FA mengajak korban untuk menemaninya mencari makan. Korban yang masih berusia 18 tahun itu kemudian menuruti permintaan korban.

Loading...

Terduga pelaku dan korban kemudian pergi berdua dengan berboncengan dengan motor milik FA. Namun di tengah perjalanan FA beralasan kedinginan dan akan mengambil jaket di rumahnya.

Bukan pulang korban dibawa oleh terduga pelaku di Hotel Anda. Mengetahui dibawa ke hotel, korban tidak mau dan ingin pulang, namun dipaksa oleh FA untuk masuk ke kamar yang telah dipesannya.

Di salah satu kamar tersebut korban kemudian diperlakukan tidak senonoh. Korban kemudian mengancam akan mellaporkan kepada keluarganya jika FA tidak menghentikan tindakannya.

Baca Juga  Saat ini, Polisi Kembali Gencar Lakukan Patroli Keramaian, Warkop dan Cafe

FA kemudian menghentikan perbuatannya kepada korban dan mengantarkan korban ke arena pertandingan.

Kasat Reskrim Polres Jember Dika membenarkan adanya laporan korban tersebut, ia mengatakan bahwa kasus ini akan dilanjutkan proses hukumnya.

“Benar kasus ini akan kami lanjutkan”, ujar Dika.

Namun demikian terduga pelaku FA saat ini tidak ditahan. Polisi hanya mengenakan wajib lapor kepadanya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakAktivis di Tuban Kembali Bersuara Soal Carut Marutnya Perizinan
Artikulli tjetërNgaku Polisi, Todong Pistol Tuduh Pemakai Narkoba

Tinggalkan Balasan