ASN yang Terlibat Pungli di Pasar Blega-Bangkalan Terancam Dipecat

152
Kepala Inspektorat Kabupaten Bangkalan, Joko Supriyono

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Kepala Inspektorat Kabupaten Bangkalan, Joko Supriyono meminta waktu 30 hari untuk menindaklanjuti kasus dugaan pungutan liar (Pungli) retribusi parkir di Pasar Blega Bangkalan.

Diketahui, dugaan pungli tersebut dilakukan oleh 3 orang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 6 orang pegawai berstatus Tenaga Harian Lepas (THL).

Sementara ini, menurut Joko, masih belum bisa memastikan apakah kasus tersebut berkaitan dengan PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Apakah memang ada unsur pelanggaran disiplin atau ada unsur-unsur yang lain,” ujarnya.

Selain itu, Joko mengatakan, jika mereka terbukti melakukan pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil, besar kemungkinan mereka akan dipecat dari status ASN-nya.

Loading...
Baca Juga  Bupati Bojonegoro Resmikan Pasar Burung Buana Lestari

“Iya, tapi lebih jelasnya menunggu hasil pemeriksaan, kalau terbukti akan kami tindak-lanjut,” tutup mantan Kabag Administrasi Perekonomian Sekkab Bangkalan itu.

Berikut inisial 9 pegawai pasar Blega yang diperiksa Polisi:

  1. R (ASN/ Kepala Pasar)
  2. MM (ASN)
  3. SR (ASN)
  4. BJ (THL)
  5. ET (THL)
  6. MS (THL)
  7. MS (THL)
  8. As (THL)
  9. B (THL)

Sebagai informasi, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli itu berhasil menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp 600 ribu. Diduga hasil dari Pungli itu adalah restribusi parkir liar. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakIni Keadaan dan Motif Suami Bakar Istri di Surabaya
Artikulli tjetërKembali, Dua Warga Dinoyo Dimankan Polisi Karena ini

Tinggalkan Balasan