Asiten Rumah Tangga Kuras Harta Majikan, Baru Kerja 3 Minggu

43
Pembantu yang tertangkap setelah menbcuri harta majikan didampingi Wakasat Reskrim Kompol Bayu (kanan).

SURABAYA( kabarjawatimur.com)-Baru bekerja selama tiga minggu, wanita berumur 22 tahun asal Dusun,Manggisan Kelurahan, Tiris Kecamatan,Tiris, Probolinggo ini nekat mencuri harta benda milik majikan tempatnya bekerja di Villa Bukit Mas Surabaya.

Asisten rumah tangga(ART) bernama Khalifah tersebut menyikat cincin emas dengan berat masing-masing 4 gram dan 6,48 gram. Karena bekerja sebagai ART membuat pelaku paham dimana majikan itu menyimpan perhiasan emas tersebut.

Pada sore hari pukul 15.00 Wib setelah diambil di atas meja rias pelaku menjual perhiasan emas tersebut pada orang yang tidak dikenalnya di pasar Jl. Jarak Surabaya dengan harga rp2.962.000.

Setelah mendapatkan uang dari hasil mencuri milik sang majikan, tersangka ini melarikan diri pulang ke kampung halamannya di daerah Probolinggo dan tertangkap pada Jum’at(09/09/2016) yang lalu setelah unit Resmob SatReskrim Polrestabes Surabaya mendapat laporan dari korban.

Loading...
Baca Juga  Ribuan Orang Jalan Kaki Sejauh 12 Km dari Pantai Watu Ulo Menuju Alun-Alun Ambulu Jember

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno mengatakan, berdasarkan laporan korban,Unit Resmob SatReskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus pencurian yang dilakukan oleh pembantu rumah tangga dengan modus tersangka Baru 3 minggu menjadi pembantu rumah tangga.

Kemudian ia mengambil beberapa barang-barang milik korban salah satunya perhiasan yang kemudian dijual di toko emas. Pengakuan pelaku kepada petugas uangnya akan digunakan untuk membeli sepeda motor.

“Uang hasil penjualan emas berhasil kita amankan saat tersangka ditangkap di Tiris Probolinggo. Tersangka ini menurut beberapa saksi yang lain pernah beberapa kali mencuri meskipun pengakuan tersangka baru sekali beraksi”,tutup Bayu, Senin (12/09/2016).

Asisten rumah tangga tersebut akan dijerat dengan pasal 362 KUHP yang ancaman hukumannya mencapai 5 tahun penjara. Barang bukti yang disita dari pelaku berupa 2 celana pendek warna hitam dan merah serta uang tunai sebesar Rp.1.450.000 ,uang tersebut dari sisa hasil penjualan emas milik korban ini pelaku ditahan di penjara Polres tabes Surabaya.

Baca Juga  Lulus Dengan Prestasi, Unugiri Bojonegoro Gelar Wisuda Dua Fakultas

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

 

 

Loading...
Artikulli paraprakPelajar SMK Tertangkap Curi Helm
Artikulli tjetërIdentitas Mayat Tewas di Sungai Terkuak

Tinggalkan Balasan