Apes, Niat Cari Kerja Sampingan Sopir ini Malah Dipenjara

71
Tersangka pengedar sabu sabu dan barang bukti.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Apes, karena ingin mendapat uang dengan cara cepat, sopir di Surabaya malah berurusan dengan aparat penegak hukum. Betapa tidak, sopir berinisial SR (27) itu ternyata menjual sabu-sabu.

Karena perbuatannya itulah, warga Jalan Sidosermo Kecamatan Wonocolo Surabaya tersebut diamankan polisi. Dia ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada, Sabtu, 07 Mei 2022 sekira pukul 16.00 Wib.

Diketahui pula jika, pelaku ini awalnya membeli sabu sebanyak 7 gram sebelum ditangkap. SR mendapatkan narkotika dari seseorang yang belum ditangkap dan dinyatakan DPO.

Petugas menyita sisa barang bukti dari pelaku berupa, sabu dengan berat 1,86 gram, 1,68 gram, 0,45 gram, 0,26 gram, 0,23 gram, dan 0,22 gram, semua beserta bungkusnya.

Baca Juga  Kapolsek Baru Harapkan Kekompakan Layani Masyarakat Kedungadem

“Kita juga amankan, pipet kaca yang ada sabu dengan berat 2,32 gram, Timbangan Elektrik, 3 Sekrop, Kotak hitam, HP, buku catatan jual beli sabu, Tas rangsel warna hitam biru, 1 pak plastic klip, ATM, serta uang hasil penjualan sebesar Rp. 814.000,” jelas AKBP Daniel Marunduri Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Selasa (24/5/2022).

Loading...

Tersangka ini dibekuk setelah anggota menyelidiki kasus peredaran sabu informasi dari masyarakat serta pengembangan dilapangan terkait narkotika.

Dalam penyidikan, tersangka awalnya menerima narkotika jenis sabu sebanyak 7 (tujuh) gram dengan seharga Rp. 7.700.000. Sabu diterima dari seseorang bandar yang bernama SY (DPO).

“Narkiotika itu, terakhir diterima pada Kamis, 28 April 2022 lalu, sekira pukul 20.00 WIB yang diranjau Jalan Rajawali Surabaya,” tambah AKBP Daniel.

Baca Juga  Kelompok Residivis Pencurian Tertangkap, Tiga Diantaranya Wanita

Begitu sabu diterima, oleh pelaku selanjutnya dibagi menjadi 7(tujuh) poket dan dijual seharga Rp.200.000 sampai Rp.400.000 perpoketnya.

Dengan begitu, pelaku mendapat keuntungan sebesar Rp.700.000 setiap satu gramnya.”Kasus ini akan terus kita kembangkan guna menangkap pelaku atau bandar lainnya,” tutup Kasat Daniel.

Tersangkanya kini sudah mendekam dalam penjara karena tindak pidana melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakPria Tembelangan Diadili, Curi Motor dengan Kunci T
Artikulli tjetërHadiri World Economic Forum, Mendag Lutfi : Target Indonesia, Pulihkan Ekonomi Dunia

Tinggalkan Balasan