Lokasi pencurian helm.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Kantor ekspedisi ID express di Jalan  Dukuh Kupang 216 B, diacak-acak maling. Beruntung hanya helm yang diembat pelaku diketahui dua orang itu.

Saat eksekusi helm milik Boma (24) warga Simo Pomahan, dua pelaku terekam circuit closed television (CCTV).

“Yang dicuri helm merek INK milik karyawan bagian staf,” kata Hakim (27), karyawan ID Express bagian kurir, Selasa (21/9/2021).

Hakim mengungkapkan, kejadian yang dialami temannya itu terjadi pada Senin (20/9) malam. Ketika itu, Boma baru saja mengantarkan paket ke pelanggan.

Korban kemudian langsung memarkir motornya di samping motor milik karyawan yang lainnya. Setelah itu, di tinggal masuk ke dalam kantor untuk membuat laporan sekaligus sortir barang yang akan dikirim untuk besok.

Baca Juga  Kantor Ekspedisi di Surabaya Dibobol Maling, Korban Merugi Jutaan Rupiah

Lima belas menit kemudian, datang dua pelaku boncengan mengendarai motor matic. Salah seorang pelaku turun dari motor, sedangkan satunya lagi menunggu di atas motor.

Pelaku lalu berjalan mendekati motor milik Boma dan mengambil helm korban yang diletakkan di kaca spion. Setelah berhasil langsung kabur.

Loading...

“Dalam rekaman CCTV, satu pelaku memakai jaket shoppe food. Kemudian kedua pelaku kabur ke arah Jalan Mayjen Sungkono,” tambah dia.

Korban sendiri baru menyadari ketika helmnya raib saat hendak pulang sekitar pukul 20.00 WIB. Awalnya, korban awalnya mengira helmnya dipinjam temannya sesama kurir dan menunggu di kantor kurang lebih 15 menit. Tapi saat bertanya ke teman-temannya ternyata tidak ada yang tahu.

Baca Juga  Jaringan Bank Jatim Eror, OJK R4 Angkat Bicara

Kemudian, kata Hakim, korban berinisiatif melihat CCTV yang terpasang di kantor. Hingga akhirnya di ketahui helm seharga Rp 300 ribu miliknya dicuri maling berjumlah dua orang.

Namun pernah motor karyawan ID express akan dicuri maling. Bahkan pelaku sudah berhasil merusak kunci stir dan siap dibawa kabur. Tapi aksi pelaku berhasil tepergok karyawan dan kabur, sehingga motornya berhasil diselamatkan.

“Aksi pencurian helm ini, korban tidak melapor ke polsek karena kerugiannya kecil dan sudah mengikhlaskannya,” tutup Hakim.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis Ipda Aman Hasta saat dikonfirmasi via HP mengaku belum ada laporan terkait kejadian tersebut. “Tidak ada laporan di polsek,” singkatnya. (*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaGeorge Hiperhu: Pengusaha Membuka Tempat Hiburan Tidak Modal Kecil, Tapi Puluhan Miliar
Berita berikutnyaKereta Api Lokal Mulai 22 September Mulai Dioperasikan Kembali

Tinggalkan Balasan