APBD 2022 Disahkan Tepat di Hari Pahlawan

35

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Surabaya menggelar rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022 tepat di Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021) di Ruang Paripurna Kantor DPRD Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwiyono dan jajarannya terlihat menggunakan seragm ala pejuang pada rapat Paripurna tersebut.

Wali Kota Eri mengatakan bahwa ia sangat bersyukur di karenakan APBD sebesar Rp 10,3 Triliun itu bisa disahkan sesuai dengan waktu yang sudah di jadwalkan. Ia juga menyebutkan, bahwa APBD Surabaya 2022 ini akan banyak di peruntukkan kepada keperluan masyarakat.

“Saya terimakasih banyak kepada pimpinan DPRD dan seluruh anggota DPRD, dengan kebersamaan ini, dengan kekuatan APBD yang kita gunakan untuk kepentingan masyarakat ini, kita tinggal berkomitmen untuk melaksanakan yang sudah kita sepakati hari ini. Dengan kebersamaan dan dengan hebatnya seluruh anggota DPRD Surabaya, maka APBD Kota Surabaya diharapkan bisa memberikan yang terbaik bagi umat Kota Surabaya. Sekali lagi saya menyampaikan terimakasih,” kata Wali Kota Eri.

Mantan Kepala Bappeko ini menjelaskan salah satu contoh APBD 2022 turun kepada masyarakat yakni misalnya, ketika pergerakan kader, ada pergerakan UMKM yang langsung memberikan alat yang digerakkan untuk menyediakan kebutuhan sekolah, termasuk pula kenaikan honor modin dan juga beasiswa bagi pelajar. Bahkan, ia juga memastikan bahwa dalam APBD 2022 ini akan semakin gencar menggerakkan ekonomi, yang salah satunya dengan menggerakkan UMKM Kota Surabaya.

Baca Juga  Polisi Amankan Pembuang Bayi, Ibu Bayi Wanita 22 Tahun

Ia menjelaskan, bahwa APBD ini akan di fokuskan kepada sumber daya manusianya. Karena tujuan Pemkot dan DPRD Surabaya sudah sepakat untuk merubah dan membawa kebaikan langsung kepada Masyarakat Surabaya. Ia juga menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi yang akan dilakukan itu adalah dengan menargetkan pendapatan perkeluarga sesuai dengan UMR-nya Kota Surabaya. Bahkan, jika UMR itu sudah banyak yang terpenuhi, maka harapan selanjutnya adalah Rp 7 juta yang selalu dia sampaikan.

“Makanya, kita gerakkan semuanya untuk mencapai itu,” ujarnya.

Loading...

Wali Kota Eri juga menambahkan bahwa fokus APBD Surabaya 2022 ini adalah bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, dan juga pergerakan atau pemulihan ekonomi. Khusus untuk sektor ekonomi itu terbagi di beberapa dinas, sehingga diharapkan tahun depan ekonomi Surabaya sudah bangkit. “Kami optimis tahun depan perekonomian Surabaya bangkit,” tegasnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono memastikan bahwa DPRD Surabaya bersama Pemkot Surabaya sudah lama merencanakan agar APBD 2022 ini disahkan pada Hari Pahlawan dan pada saat pengesahan itu menggunakan pakaian ala pejuang. Menurutnya, ini bukti bahwa DPRD Surabaya dan Pemkot Surabaya kompak dan bersatu demi kepenting warga Kota Surabaya.

 

“Ini kado untuk seluruh masyarakat Surabaya tepat pada peringatan Hari Pahlawan. Selesai kami upacara di Balai Kota Surabaya dan berziarah ke Taman Makam Pahlawan, kami menggelar rapat paripurna DPRD dengan memakai kostum pejuang. Untuk mengenang jiwa-jiwa kepahlawan dalam pertempuran 10 Nopember 1945,” kata Adi.

Baca Juga  Nyambi, Ojol Sembunyikan Barang Dalam Dek Motor

 

Politisi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini juga bersyukur karena tahapan demi tahapan dalam pembahasan RAPBD tahun 2022 ini berjalan sesuai jadwal yang ditentukan oleh Badan Musyawarah dan bahkan lebih cepat.

 

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota atas terselesaikannya pembahasan APBD tahun 2022 ini. Tentunya, ini tidak lepas dari sikap yang sama-sama saling menghormati, kami DPRD juga bersikap kritis kepada pemkot, namun pemkot juga membuka diri terhadap kritik dan masukan dari kami,” katanya.

 

Oleh karena itu, ia memastikan bahwa pengesahan APBD tahun 2022 ini sekaligus mengirimkan pesan yang sangat jelas, soal kekompakan antara Pemkot Surabaya dengan DPRD Surabaya. Bahkan, ia menegaskan bahwa APBD 2022 ini menjadi stimulus untuk mendorong pergerakan ekonomi di masyarakat.

 

“Kita semua berharap, ekonomi Surabaya pulih di tahun depan, tahun 2022. Makanya, DPRD Surabaya mendorong kekuatan belanja APBD sampai di angka 2 digit, setelah Surabaya dinyatakan daerah PPKM Level 1 yang beresiko rendah penularan Covid-19. Ini sinyal yang sangat optimis, bahwa tahun depan Surabaya bangkit,” pungkasnya. (*)

Reporter : Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaPengungsi asal Afghanistan Geruduk Kanwil Kemenkumham Jatim
Berita berikutnyaJelang Natal dan Tahun Baru, Polda Jatim Gelar Anev

Tinggalkan Balasan