Antisipasi Covid-19, Imigrasi Cilegon Terus Sosialisasikan Program Eazy Passport

Imigrasi Cilegon
Petugas Imigrasi Cilegon sedang melakukan pengambilan foto biometrik dari Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono.

CILEGON (Kabarjawatimur.com)
Masa pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam pelayanan keimigrasian. Tak salah jika pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat, menerima berbagai pujian. Salah satunya dari Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono yang baru melakukan pembuatan paspor melalui program Eazy Passport.

“Saya ucapakan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas II Cilegon yang telah memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19. Meski pandemi, imigrasi tetap memberikan pelayanan terbaiknya melalui program Eazy Passport,” ucap Kapolres Sigit, Senin (12/1/2021).

Menurutnya, pelayanan paspor dengan sistem jemput bola ini akan memudahkan masyarakat dalam mengurus paspor dan mampu menekan laju penyebaran Covid-19 yang belakangan mengalami tren peningkatan.

“Yang mana program tersebut ptugas akan mendatangi masyarakat yang mebutuhkan paspor baru atau lama. Sehingga pelayanan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan, sehingga laju penyebaran covid bisa ditekan,” sambung mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini.

Loading...

Ke depan, kapolres berharap akan ada inovasi-inovasi baru dari Imigrasi Kelas II Cilegon yang bisa membuat masyarakan merasa nyaman dan tak canggung lagi jika berurusan dengan segala bentuk pelayanan keimigrasian, dan masyarakat tetap bisa terlayani dengan baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cilegon Fahrul Novry Azman mengatakan, pelayanan jemput bola Eazy Passport ini memudahkan masyarakat jika memerlukan pembuatan paspor baru atau penggantian secara kolektif.

“Pelayanan paspor yang dilakukan di luar kantor dan di lokasi pemohon dengan menggunakan mobil unit layanan paspor secara kolektif ini sudah pasti akan memudahkan masyarakat. Artinya, masyarakat yang membutuhkan paspor tidak perlu susah-susah datang ke kantor, cukup kami yang akan datang,” ujar mantan Asisten Atase pada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura ini. (*)

Reporter: Ibad
Editor: Gita Tamarin

Loading...

Tinggalkan Balasan