SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Setelah beberapa kali menjadi kurir pengiriman sepeda motor hasil curian ke wilayah Madura dan berhasil. Tersangka Slamet Riyadi percaya diri untuk terus menggeluti pekerjaannya.

Namun apes dalam pengiriman yang ketiga kalinya, Slamet Riyadi,(21) asal Jl. Gembong Gg. 5 Surabaya ditangkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kini Polisi sedang memburu dua rekannya yang berhasil melarikan diri (DPO) yakni, LM dan MT. Saat itu ketiga pelaku melakukan pencurian sepeda motor milik DEDl, dengan cara tersangka Slamet dengan LM yang berperan untuk mengawasi sekitar halaman rumah korban.

Menjaga apabila ada yang datang bisa memberitahukan kepada MT (DPO) yang berperan masuk kedalam rumah dengan cara merusak kunci gembok pagar dan kemudian merusak kunci sepeda motor dengan menggunakan kunci T.

Baca Juga  Sandar Pulau Dewata, Taruna Satlat KJK Terima Pembekalan Asops Kasal dan CC Forkopimda Bali

“Bersama komplotan, sudah beraksi tiga kali didaerah Kenjeran, Tanah Merah dan Ketintang. Sekali antar dikasih Rp. 400.000, uangnya dibuat tambahan sehari – hari “, kata Slamet kepada kabarjawatimur.com, Senin (16/01/2017).

Loading...

Kompol Lily Djafar,Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya menjelaskan,
setelah ketiganya berhasil menggasak motor yang dilakukan oleh MT, selanjutnya tersangka Slamet menaiki motor hasil curian tersebut dan diikuti dari belakang oleh dua orang pelaku lainnya.

“Slamet menaiki motor curian itu menuju kerumahnya terlebih dahulu dengan maksud untuk diganti warna agar tidak dapat dikenali oleh korbannya”, jelas Lily kepada kabarjawatimur.com, Senin (16/01/2017).

Mantan Kabag Humas Polres Tanjung Perak Surabaya tersebut juga menambahkan, setelah motor curian tersebut telah sedikit berganti warna, tersangka berhasil diamankan oleh Petugas Kepolisian sebelum berhasil menjual motor tersebut di Jl. Gembong Surabaya.

Baca Juga  P-APBD 'Gosong' Pemkab Jember Kembali Gunakan Perkada

Kini pelaku ditahan di Mapolrestabes Surabaya dan akan di ancam dengan
pasal 363 ayat 3e dan ayat 4e KUHP yang ancaman hukumannya hingga 6 tahun penjara. Barang bukti yang disita dari pelaku berupa, 1 (satu) unit motor Honda Vario No. Pol L-6i 4T-MB milik korbannya.

Reporter: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Berita sebelumyaGelapkan Mobil Ertiga, Warga Bojonegoro Dibui
Berita berikutnyaBongkar Sindikat Polisi Gadungan, Bermodus Razia Rampas Harta Korban

Tinggalkan Balasan