Angin Puting Beliung Mulai Menerjang Jember, Puluhan Rumah Rusak

95
Angin juga merobohkan tiang listrik di Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari Jember.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Angin kencang disertai hujan mulai menerjang di wilayah Kabupaten Jember. Akibatnya banyak pohon dan ranting tumbang, yang juga menimpa rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Sejumlah pohon berdiameter kurang lebih 10 centimeter (cm) juga dikabarkan tumbang menutup jalur utama Kabupaten Bondowoso – Jember . Selain itu, sebuah tiang listrik juga roboh dan menyebabkan satu wilayah mengalami pemadaman.

Diketahui hujan disertai angin kencang itu berlangsung selama kurang lebih setengah jam, dimulai sekitar pukul 14.00 WIB.

“Ada 4 wilayah yang terdampak, yakni di Desa Candijati dan Biting, Kecamatan Arjasa, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, serta Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Jember Asrah saat dikonfirmasi wartawan, Senin Sore (18/11/2019).

Baca Juga  Belasan Poket Didapat Polisi dari Rumah Semolowaru

Info sementara yang diperoleh langsung dari Mako BPBD Kabupaten Jember, tim reaksi cepat (TRC) masih melakukan assesment ke lokasi tempat kejadian musibah (TKM).

“Banyak pohon dan ranting tumbang, bahkan di Desa Candijati ada pohon tumbang yang menutup jalan, sekarang masih berusaha dipindah dengan dipotong perbagian. Di Mumbulsari ada tiang listrik juga roboh, dan menyebabkan pemadaman,” lanjutnya menjelaskan.

Loading...

Sementara di wilayah Kecamatan Arjasa ada 18 rumah mengalami rusak ringan, dan 3 rusak sedang.

“Rusak ringan karena tertimpa pohon, 17 rumah di Candijati, 1 rumah di Biting, Kecamatan Arjasa. Sementara rusak sedang 3 rumah yang di Candijati juga. Untuk di Patemon, Pakusari, atap pondok pesantren Soffa Mariah rusak ringan,” sebutnya.

Baca Juga  Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Pantai Kenjeran

“Untuk pohon tumbang di Kawangrejo, Mumbulsari, juga tiang listrik roboh, menyebabkan pemadaman. Saat ini juga sedang koordinasi dengan PLN setempat,” sambungnya menjelaskan.

Hingga pukul 16.40 WIB, tim TRC BPBD Jember masih melakukan proses assesment, dan membantu warga.

“TRC dibantu relawan bencana, perangkat desa, kecamatan, tagana, potensi TNI, Polri dan dibantu warga masih melakukan proses pembersihan dan asesment,” pungkasnya.

Tidak hanya di Kecamatan Arjasa, terdapat 2 rumah rusak berat, 20 unit rumah rusak ringan di wilayah Pakusari.

Sedangkan di Kecamatan Lengkong hingga saat ini petugas BPBD Jember masih melakukan assessment di lapangan. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakHeboh! Beredar Foto Mirip Belasan Kepala Desa di Banyuwangi Ditempat Karaoke
Artikulli tjetërBawa Sabu, Warga India Dibekuk Bea Cukai Juanda

Tinggalkan Balasan