Wihadi Wiyanto, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra.

JAKARTA (Kabarjawatimur.com)
Penggunaan helikopter milik Polda Kepulauan Riau (Kepri) yang merupakan fasilitas negara dan dipakai untuk melayani warga sipil baru-baru ini, menuai kritikan anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto. Menurut politisi Partai Gerindra ini, apa yang terjadi di wilayah hukum Polda Kepri tersebut tidak berkepentingan dengan tugas kepolisian. Tidak menutup kemungkinan dugaan pelanggaran oleh oknum Polri itu ada.

“Kalau warga sipilnya tidak punya kepentingan apa-apa dengan alasan jalan-jalan naik helikopter polisi, itu sih sebenarnya sudah pelecehan, jadi seakan-akan bahwa polisi ini sudah bisa dibayar oleh seorang pengusaha atau beberapa pengusaha untuk meminjamkan fasilitas-fasilitas vitalnya, (apalagi) untuk melakukan jalan-jalan,” tegas politisi dari Dapil Jatim IX Bojonegoro-Tuban, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga  Temuan Bancakan Honor Sebesar Rp 14 Miliar Segera Diteruskan ke APH

Menurutnya, pemakaian fasilitas negara, dan khususnya fasilitas Polri tersebut merupakan alat penegakan hukum yang tidak bisa dipakai untuk main-main (atau) untuk emacam jalan-jalan.

“Apalagi itu namanya merupakan alat yang cukup vital,” sambung Dewan Pembina DPP Partai Gerindra ini.

Loading...

Wihadi menegaskan, alasan polisi khususnya Polda Kepri yang menyatakan itu enjoy flight, bukan pernyataan yang tepat.

“Jadi kalau polisi membuat alasan seperti itu, saya kira ini ada sesuatu yang harus diperiksa lebih lanjut motif kenapa ada tiga warga yang tidak punya kepentingan apapun itu bisa naik helikopter polisi,” sergah Wihadi.

Sekadar diketahui, kasus ini mencuat pasca adanya akun instagram @dewa45_idn dengan caption ‘Bang Jago @divisihumaspolri Sangat Pro Kerjanya. Kebahagian, Kesejahteraan, Keselamatan dan Keamanan Mereka Sangat Di Perhatikan Oleh Pemerintah.
Video berdurasi 1 menit 28 detik itu beredar Sabtu 17 Oktober 2020.

Baca Juga  Aksi Maling Terekam CCTV, Netizen: Sayang, Kok Cuma Helm Yang Diambil

Dalam video itu tampak sebuah helikopter berwarna putih dan biru baru saja mendarat di sebuah lapangan terbuka di wilayah Bintan. Tiga orang yang diduga warga keturunan kemudian keluar sambil tersenyum dan mengacungkan jempol. Sebelum video berakhir, terlihat seorang polisi berpakaian dinas lengkap menyambut ketiga penumpangnya. (*)

Reporter: Boy
Editor: Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaSatgas Pemkab Jember Pakai Atribut Bergambar Paslon Petahana Tertangkap Kamera
Berita berikutnyaAdies Kadir: Selamat HUT Ke-56 Partai Golkar

Tinggalkan Balasan