Anak Jalanan di Rayu Polisi Agar Balik ke Ortu

26

BOJONEGORO(kabarjawatimur.com), – Mungkin diantara kita kerap menemukan anak-anak yang menjadi pengemis, gelandangan, dan anak punk dipinggir jalan ataupun dibawah lampu merah. Pemansangan seperti itu membuat sebagian dari kita merasa terganggu.

Di wilayah Bojonegoro Jawa Timur, keberadaan anak punk juga sudah mulai bermunculan, dari wilayah Bojonegoro paling timur hingga ujung barat termasuk Kecamatan Padangan. Keberasaan anak punk dibawah lampu merah banyak ditemukan dan hal itu membuat petugas keamanan mengambil tindakan.

Panit Binmas Polsek Padangan Bripka Bambang HW bersama tiga pilar di wilayahnya memiliki strategi jitu untuk mengajak mereka kembali pulang ke rumah. Salah satunya dengan merangkul dan mengajak kepada mereka untuk makan bersama pada Kamis (22/12) pukul 09.00 wib.

“Kalau mereka kita rangkul dan sentuh hatinya dengan komunikasi yang baik, kemungkinan besar mereka akan nurut dengan kita,” ucap Bripka Bambang.

Baca Juga  Siswa Baru Ditarik Rp 2,7 Juta, MAN 1 Gresik Dituding Meraup Keuntungan

Anggota Polsek Padangan yang pernah mendapat penghargaan sebagai anggota yang memiliki dedikasi yang tinggi dalam bertugas dari Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro itu memang pantut diacungi jempol.

Selain sebagai pembina anak-anak Pramuka, dia juga mempunyai jiwa sosial yang tinggi, dia ingin mereka pulang ke rumah dan kembali sekolah, karena melihat situasi dan kondisi jalanan sangat keras dan membahayakan bagi kehidupan anak-anak dan sangat rentan terhadap pelanggaran bagi mereka.

Loading...

“Eksploitasi, penyakit, kekerasan, perdagangan anak, dan pelecehan seksual merupakan ancaman bagi mereka jika mereka ada di jalanan,” tutur Bripka Bambang.

Sebelumnya, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro ingin menjadikan Bojonegoro bebas anak jalanan dengan memerintahkan kepada anggotanya untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak jalanan.

Baca Juga  Tuntut Pengusutan Dugaan Korupsi Gapoktan Rp 1,2 M, Puluhan Petani Demo di Mapolres Gresik

Caranya dengan terus membangun komunikasi, melakukan pendataan dan terus mengarahkan kepada hal-hal yang positif dan terus mengarahkan untuk tidak berbuat pelanggaran maupun kejahatan serta berupaya mengajak mendekatkan diri dengan Tuhan YME.

Saat dikonfirmasi, Kapolres sangat mendukung apa yang dilakukan oleh anggotanya. Menurutnya, penanganan anak jalanan merupakan tanggung jawab bersama. Beliau akan mengajak lembaga pemerintah terkait untuk menjadikan Bojonegoro bebas anak jalanan.

Sehingga anak-anak yang masih usia sekolah kembali belajar ke sekolahan dan usaha pemerintah Bojonegoro mensukseskan pembangunan manusia Bojonegoro sehat, cerdas dan bahagia dapat terwujud.

“Setiap kita dapati anak jalanan, kita akan mendata mereka dan menghubungi keluarga, karena yang berperan paling utama adalah keluarga,” tutur AKBP Wahyu SB melalui sambungan telepon.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakKesadaran Ortu Minim, Pendaftar SIAK di RSUD Baru 600 Anak
Artikulli tjetërMenganggur, Stress, Pilih Isap Sabu

Tinggalkan Balasan