Amankan Natal dan Tahun Baru, Kerahkan 1.800 Pasukan Gabungan

9

SURABAYA(kabarjawatimur.com) – Dalam pegamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, Polrestabes Surabaya dan TNI menurunkan kekuatan besar yakni sebanyak 1.800 persenel gabungan Polri/TNI dan instansi terkait yang akan menjaga ketat gereja-gereja serta obyek vital di Surabaya.

Jumlah personel gabungan sebanyak terdiri dari 1.200 anggota polisi dan 600 personel TNI jugs masih mendapat back-up dari Pemkot Surabaya dan lembaga lainnya.

“Hari ini, Kamis (22/12/2016) akan ada gelar pasukan. Mapping jumlah kekuatan ada sebanyak 1.800 personel, yang merupakan gabungan dari kepolisian dan TNI serta instansi terkait,” kata Mohammad Iqbal, Kapolrestabes Surabaya,kepada kabarjawatimur.com, Kamis (22/12/2016).

Semua anggota tersebut nantinya bakal disebar ke gereja-gereja dan obyek vital lainnya di Surabaya. Harapannya, selama perayaan Natal dan tahun Baru 2017, Kota Surabaya bisa aman dari berbagai ancaman maupun teror.

Loading...
Baca Juga  Copet Mall Dibekuk Usai Tarik HP Wanita

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengaku, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa skema pengamanan. Mulai dari penjagaan di gereja-gereja, di ruas-ruas jalan, dan patroli dengan jumlah besar untuk melakukan tindakan preventif.

“Saya sudah meminta Kapolsek melakukan imbauan Kambtibmas di lingkungan masing-masing,” tutur Iqbal.

Mantan Kapolres Sidoarjo dan Gresik ini juga meminta warga Kota Pahwalan waspada dengan adanya ancaman terorisme. Ancaman bisa datang kapan dan dimana saja, termasuk di Surabaya.

Dalam melakukan pengamanan selama Natal dan Tahun Baru, Iqbal menegaskan anggotanya akan bertindak secara profesional dan mengutamanakn tindakan preventif. Tujuannya masyarakat yang sedang merayakan Natal dan tahun Baru bisa merasa aman dan nyaman.

Baca Juga  Pencuri di RS Unair yang Terekam CCTV Seorang Residivis

“Kami terus me-mapping itu (ancaman terorisme). Waspada dan lakukan identfikasi semua orang yang tiba-tiba hadir di tengah-tengah lingkungan masyarakat. Sehingga jangan sampai ada embrio atau bibit teroris muncul,” tutup Iqbal.

Reporter: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprak2017, Sentra Kuliner Rajekwesi Segera Dilaunching
Artikulli tjetërKoordinasi Lintas Instansi Untuk Dukung Keamanan Natal dan Tahun Baru

Tinggalkan Balasan