Alhamdulillah, Stok Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Jember Aman

38

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Kekawatiran petani akan ketersedian pupuk bersubsidi telah dijawab oleh kinerja Pemkab Jember.

Saat ini petani diminta untuk tetap tenang, pasalnya stok pupuk bersubsidi dijamin ketersediannya oleh pemerintah.

“Kami pastikan stok pupuk tercukupi ,” kata Ketua KP 3 Kabupaten Jember Mirfano.

Mirfano yang juga sebagai Sekertaris Kabupaten Jember ini juga meminta kepada para petani ataupun kelompok tani untuk tidak kawatir. Diharapkan pula tidak ada lagi keluhan pupuk terkait kelangkaan pupuk subsidi, jika masih ada petani yg belum terdaftar di ERDKK segera komunikasi dgn penyuluh PPL.

Agar ketersedian pupuk tersebut tetap terjaga Mirfano juga secara tegas melarang petani ataupun kelompok tani tidak memperjualbelikan pupuk subsidi kepada petani lain secara ilegal.

Para petani diminta langsung membeli pupuk bersubsidi ke kios resmi.

Kios resmi juga diminta tidak menjual pupuk yang mirip pupuk subsidi atau kandungannya tidak jelas.

“Apabila ada info tentang pupuk subsidi menyalahi aturan segera koordinasi dengan Muspika kecamatan setempat,”ujarnya.

Baca Juga  Pemotor Tiba Tiba Terjatuh dan Meninggal Dunia

Jika menilik data yang dimiliki KP3 Jember, per 15 Februari 2022, total realisasi pupuk subsidi Urea 12.879 ton.

Sementara stok di gudang penyangga 2.072 ton, ZA 1.068 ton stock gudang 3.384 ton, Sp 36, 80 ton, stock gudang 736 Ton. Pupuk PHONSKA 5.734 ton dengan jumlah stok di gudang 1.583 ton.

Loading...

Untuk Petroganik 1.893 ton , dengan stok gudang 63 ton, PHONSKA OCA 1. 620 liter, stock gudang 2.592 liter.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI) Kabupaten Jember H. Hari Purnama. ADPI siap menyalurkan pupuk subsidi disetiap kios kios resmi utk kebutuhan petani / kelompok yang terdaftar di ERDKK sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Distributor juga memastikan harga pupuk bersubsidi tidak ada kenaikan. Pupuk urea subsidi Rp 2.250,- per kilo , pupuk NPK Phonska subsidi Rp 2.300,- per kilo , pupuk ZA subsidi Rp 1.700,- per kilo ,pupuk SP 36 subsidi Rp 2.200,- per kilo,”kata Hari.

Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

Terpisah Jumantoro KETUA HKTI Jember juga meminta agar pemerintah dalam membuat sistem dan aturan penyaluran pupuk subsidi tidak ribet ataupun memberatkan petani.

“Jangan hanya PETANI dituntut meningkatkan produksi, tapi Saprodi (sarana produksi) pertaniannya seperti pupuk subsidi nya dibatasi,”katanya.

Jumantoro kemudian memberikan contoh saat pupuk ZA dibutuhkan, ternyata saat petani akan membeli pupuk non subsidinya ternyata harganya mahal.

“Contoh pupuk ZA subsidi dan SP 36 masih sangat di butuhkan Petani untuk tanaman pangan dan Hortikultura, selisih harga pupuk subsidi dan non subsidi terlalu jauh.

Saat petani kurang jatah alokasi pupuk subsidi nya, terlalu mahal utk beli pupuk non subsidi tak sebanding dgn hasil produksi pertanian yg harganya tak ada jaminan menguntungkan,” pungkasnya. ***

Loading...
Artikulli paraprakLibatkan Tokoh Masyarakat, Lapas Lamongan Gelar Penggeledahan Rutin
Artikulli tjetërKomisi D Minta Pemkot Kerjasama dengan RS Swasta, Percepat Hasil Swab

Tinggalkan Balasan