Aktivis di Tuban Kembali Bersuara Soal Carut Marutnya Perizinan

38

TUBAN (Kabarjawatimur.com) – Lagi lagi carut marutnya permasalahan perizinan sebuah bidang usaha di Kabupaten Tuban, menjadi sorotan hingga menuai kritikan pedas dari beberapa aktivis setempat.

Setelah menyoal tempat-tempat hiburan karaoke, kini giliran sejumlah kegiatan dibidang eksploitasi alam yang menjadi fokus pantauan mereka.

Seperti yang diungkapkan oleh Kuncoko, Kepala Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia LSM BPPI DPD Tuban, bahwa carut marut perizinan dibidang eksploitasi alam tersebut terjadi lantaran dinas terkait tidak pernah melakukan evaluasi secara detail materi perizinan yang ada di lapangan.

“Contohnya proses pembanguan pengolahan Gas yang dikerjakan oleh PT SAG (Sumber Aneka Gas) di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak. Disitu proses pengurukan sudah dilaksanakan namun meski belum dilengkapi dokumen perizinan,” ucapnya, Rabu (06/07/2022).

Baca Juga  Kenapa Tebu di Kebun PTPN XII Kalikempit Tidak Dimuat ?

Selanjutnya, Kuncoko menyampaikan bahwa berdasarkan data dan dokumentasi yang berhasil dihimpunannya, PT. SAG merupakan mitra dari PT. Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) yang bergerak dibidang pengolahan Gas.

“Dalam proses pembangunan tersebut, diduga kuat pihak PT. SAG belum memiliki izin alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan industri. Selain itu juga belum memiliki Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdalalin),” jelasnya kepada pewarta.

Loading...

Tak hanya itu, masih kata Kuncoko, berdasarkan Undang-undang RI nomer 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan pasal 44 jelas menyebutkan mengenai tatacara dan regulasi fungsi lahan.

“Dalam Undang-undang tersebut jelas menyebutkan, pengalihfungsian lahan yang sudah ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan perlu dilakukan berbagai kajian teknis. Seperti kajian kelayakan, susunan rencana alih fungsi, pembebasan hak kepemilikan dan disediakan lahan pengganti,” tegasnya.

Baca Juga  Warga Glenmore Kembali Soroti PT IGG

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Tuban, Endah Nurul saat dikonfirmasi tim pewarta beberapa waktu lalu mengatakan bahwa semua izin pembanguan yang dilakukan PT. SAG sudah lengkap. Mulai Nomer Izin Berusaha, Izin Lokasi, Pelayanan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) .

“Tadi siang sudah kami cek perijinan PT SAG tersebut, NIB, Izin Lokasi, PKKPR, SIUP semua lengkap,” terang Endah melalui sambungan Whatsapp beberapa hari yang lalu.

Disisi lain, juga dikabarkan bahwa seluruh alat berat yang saat ini melakukan proses pengurukan, ditengarai menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. (*)

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakForkopimda Bojonegoro Ikuti Upacara Hari Bhayangkara Ke-76
Artikulli tjetërAtlet Wushu Sidoarjo Menjadi Korban Pelecehan Seksual Saat Porprov, Terduga Pelaku Hanya Wajib Lapor

Tinggalkan Balasan