Aksi Unras Mahasiswa Sidoarjo Kondusif, DPRD Janji ke Jakarta

64

SIDOARJO, (Kabarjawatimur.com) – Gabungan mahasiswa se-Sidoarjo menggelar aksi unjuk rasa terkait pengesahan Revisi Undang Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 9DPRD) Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu (25/9/2019).

Pantauan di lapangan, mahasiswa berkumpul mulai pukul 10.05 WIB. Setelah menyanyikan lagu wajib nasional dan membacakan sumpah mahasiswa, secara bergiliran mahasiswa berorasi.

Dikatakan koordinator aksi, M Faisal Azam dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sidoarjo, sedikitnya ada sembilan tuntutan mahasiswa.

“Dewan sebagai wakil rakyat sejatinya mewakili kebijakan yang pro rakyat. Tapi dengan upaya penggembosan dan pelemahan KPK serta merumuskan rancangan Undang Undang yang sifatnya privat, DPR sudah menjadi pengkhianat rakyat,” teriaknya melalui pengeras suara.

Baca Juga  Pesta Miras Dalam Pernikahan Tiga Tewas, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Rombongan mahasiswa ditemui Ketua DPRD Sidoarjo, H Usman M.Kes. Di hadapan mahasiswa Usman berjanji pihaknya akan memfasilitasi aspirasi mahasiswa dengan menemui DPR RI untuk menyampaikan tuntutan mereka.

Loading...

“Setelah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dibentuk, kami akan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan keresahan di masyarakat ini,” janji Usman.

Aksi berjalan kondusif dengan pengawalan dari personel Polresta Sidoarjo. Sedikitnya ada sembilan tuntutan yang dibacakan mahasiswa yaitu :
1. Menolak RKUHP.
2. Menolak Revisi UU KPK.
3. Mendukung Disahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).
4. Menuntut pemerintah menyelesaikan Permasalahan Karhutla.
5. Menolak RUU Pertanahan
6. Menolak RUU Ketenagakerjaan.
7. Mendorong Pemerintah untuk mengembalikan dwi fungsi aparat tidak masuk sipil.
8. Menuntut untuk menghentikan sepuluh penangkapan dan diskriminasi aktivis di berbagai sektor sebagai asas demokrasi di Indonesia.
9. Mendorong pemerintah melakukan dialog dengan warga Papua dalam menyelesaikan persoalan diskriminasi rasial dan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi warga Papua. (*)

Baca Juga  Pembina Koperasi Terbaik se- Jatim, Gubernur Serahkan Penghargaan kepada Bupati Lamongan

Reporter: Neu

Loading...
Artikulli paraprakGelar Aksi Damai,Aliansi Jurnalis Blitar Raya Tuntut Pencabutan RUU KUHP
Artikulli tjetërRawat Ayam Aduan Diamankan Polisi, Karena Dopingnya Hisap Sabu

Tinggalkan Balasan