JAKARTA (Kabarjawatimur.com)
Kaburnya terpidana mati kasus narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Cai Changpan dengan cara menggali tanah hingga membentuk gorong-gorong yang jaraknya hampir 30 meter tanpa meninggalkan bekas galian, menjadi perhatian khusus Komisi III DPR RI.

Komisi III DPR RI
Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir melihat langsung lokasi tembusan lokasi gorong-gorong pelarian narapidana Cai Changpan.

Wakil Ketua Komisi III, Adies Kadir yang merupakan ketua tim kunker mengatakan, jika kehadiran komisi membidangi masalah hukum ini bukan ingin mencari kesalahan, tetapi hanya ingin mengumpulkan data dan fakta yang nantinya akan digunakan sebagai bahan rapat kerja, Rabu (23/09/2020) siang.

“Tahanan kabur ini harus menjadi perhatian serius dari Kemenkumham, khususnya pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” tegas politisi Fraksi Partai Golkar DPR RI ini dalam rangka kunjungan kerja (kunker) spesifik tentang pelaksanaan sistem pengawasan terhadap narapidana, kemarin.

Loading...

“Kami melihat langsung, hadir di sini dalam rangka mencari data serta fakta-fakta untuk kami bawa sebagai bahan rapat nanti dengan dengan Menteri Hukum dan HAM, Dirjen PAS dan seluruh jajarannya,” sambungnya.

Baca Juga  Kemenko Bidang Perekonomian Serahkan Penghargaan pada TPID Terbaik

Lanjut Adies, kasus kaburnya Cai Changpan menarik perhatian Komisi III DPR. Sebabnya, kata Adies, kasus ini merupakan suatu kejadian yang di luar akal sehat dan kewarasan.

“Cai Changpan berhasil melarikan diri dengan cara-cara yang diluar akal sehat kita,” beber Koordinator Bidang Hukum DPP Partai Golkar ini.

“Semestinya ada pembelajaran, harus menjadi perhatian khusus dari pada lapas untuk mengetahui lebih dalam bagaimana hal ini bisa terjadi,” ucap Adies.

Sebelumnya, Cai Changpan pernah melarikan diri dari Rutan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri di Cawang, Jakarta Timur pada Januari 2017.

“Sepengetahuan kami, ini bukan yang pertama (dari) yang bersangkutan mencoba untuk melarikan diri (dari tahanan),” seloroh Adies.

Baca Juga  Taruna AAL Satlat KJK Latihan Praktek Prosedur VBSS di Bima Suci

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Banten, Andika menyatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kepolisan dan BNN Kota Tangerang untuk menangkap kembali Cai Changpan.

Selain itu, juga dilakukan pemindahan beberapa narapidana sebagai upaya dini terhadap hal-hal yang dimungkinkan menjadi ancaman, gangguan keamanan, dan ketertiban di lapas.

“30 narapidana bandar narkoba (sudah) dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan, dan 30 narapidana lainnya akan dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Cilegon,” ujar Andika.

Sekadar diketahui, Cai Changpan yang merupakan terpidana mati kasus narkoba merupakan warga negara Tiongkok. Dia divonis hukuman mati setelah terbukti bersalah menyelundupkan sabu seberat 110 kilogram pada 2016 lalu. (*)

Teks foto: Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Reporter : */Boy
Editor : Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaTaufik Motor Hadir, Ini Pesan KBO Lantas Polres Pamekasan
Berita berikutnyaTingkat Kematian Ikan Lele Hanya 0,1 %, Petambak Surabaya Sebut Kuncinya Hanya GDM Organik

Tinggalkan Balasan