Ada Molotov di Demo Jilid 2, Ratusan Orang Diamankan

208

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-
Meski aksi demo lanjutan penolakan Undang- Undang Cipta Kerja di gedung Negara Grahadi, Selasa (20/10/2020) berjalan dengan tertib dan damai, namun ada sebanyak 169 orang yang diamankan karena diduga akan membuat kericuhan.

Sementara, ribuan masa yang tergabung dari elemen buruh dan mahasiswa yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja, melakukan long march dari Jalan Basuki Rahmad Surabaya menuju Jalan Gubernur Suryo atau tepat di depan Gedung Grahadi.

Dari ratusan orang yang dibekuk dari berbagai lokasi di Surabaya, mereka diduga terindikasi membawa beberapa barang berbahaya seperti bom molotov, pilok untuk aksi vandalisme dan juga miras.

Loading...

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, petugas gabungan ada sebanyak 4147 orang yang terdiri dari TNI, Polri kemudian juga dari PMK dan Satpol PP serta Dispendik untuk mengantisipasi adanya pendemo anak-anak.

Baca Juga  Mulai Dari Pemuda, Tokoh Hingga Ulama Banyuwangi Rela Keluar Uang Untuk Biayai Saksi TPS Demi Yusuf – Riza

“Selain di lokasi Demo, ada sebanyak 13 titik lain diluar gedung Pemerintah juga turut disiagakan pasukan keamanan seperti jalur keluar masuk kota serta sentra sentra ekonomi yang diduga menjadi tempat mobilisasi massa,” kata Trunoyudo, Selasa (20/10/2020).

Nantinya, dari 169 orang yang dtangkap tersebut akan dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya, termasuk jika nantinya juga terdapat anak-anak yang ditangkap akan dilakukan pendalaman siapa yang menggerakkan mereka.(*)

Reporter : Eko

Teks : Sejumlah Polwan berjaga di depan Gedung Negara Grahadi

Loading...

Tinggalkan Balasan