9 Pegawai Pasar Blega Diperiksa Polisi, Ini Kata Bupati Bangkalan

120
Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menanggapi soal pemeriksaan terhadap 9 orang pegawai pasar Blega yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) retribusi parkir liar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan itu telah mengintruksikan kepada Inspektorat Bangkalan untuk menindaklanjuti dengan membuat Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

“Saya sudah memerintahakn Inspektur untuk menindaklanjuti dengan membuat LHP,” terang Bupati, Selasa (15/10/2019) kepada Kabarjawatimur.com.

Selain itu, Ra Latif menyebutkan, akan memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja sesuai dengan Standar Operasinal Prosedur (SOP)..

“Saya akan memerintah kepada seluruh OPD untuk mempelajari atau menerapkan SOP yang ada,” kata pria yang akrab disapa Ra Latif itu.

Loading...
Baca Juga  Bocah 4 Tahun di Surabaya Tercebur Dalam Sumur

Politisi PPP itu berharap, Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli menjadi bahan evaluasi bagi para ASN di Bangkalan untuk berhati-hati dalam melaksanakan tugas. “Kedepan tidak terjadi Pungli lagi,” tambahnya.

Sebanyak 9 pegawai pasar Blega diperiksa oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Bangkalan. Senin (14/10/2019) kemarin. Pemeriksaan terhadap 9 orang tersebut berlangsung sampai pukul 23:30 WIB.

Pegawai yang diperiksa terdiri dari 3 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 6 orang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL).

Saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) tim tindak Saber Pungli Bangkalan berhasil menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp 600 ribu. Diduga hasil dari Pungli restribusi parkir liar. (*)

Baca Juga  Terakit Aksi Gengster, Polisi Akan Tindak Tegas

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakDi Surabaya, Suami Sengaja Bakar Istri
Artikulli tjetërUnggah Foto Mantan Pacar Mengandung Penistaan Agama, Pria Surabaya Ditangkap

Tinggalkan Balasan