9 Kecamatan di Bangkalan-Madura Alami Kekeringan

91

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Musim kering tahun ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Madura, Jawa Timur, memetakan daerah terdampak kekeringan.

Terdapat 26 Desa, 9 Kecamatan di Kabupaten Bangkalan masuk dalam kategori kering kritis serta 7 Desa Kering Langka.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangkalan, Rizal Morris menjelaskan, kering kritis adalah suatu kondisi di mana tidak ada sumber air di suatu desa dan sumber air yang ada berjarak sejauh di atas 10 Kilometer.

“Sementara kering langka adalah kondisi sumber air yang ada mengering saat musim kemarau,” katanya saat dikonfirmasi, pada Selasa (13/08/2019).

BPBD Kabupaten Bangkalan terus melakukan dropping air bersih untuk daerah yang masuk kategori kering kritis dan kering langka.

Loading...
Baca Juga  Pembina Koperasi Terbaik se- Jatim, Gubernur Serahkan Penghargaan kepada Bupati Lamongan

Rizal Morris mengatakan, setiap harinya BPBD mengirimkan 4 armada tangki air bersih ke setiap desa kering kritis dan kering langka.

“Sejak 23 Juli sudah kita droping, Kebetulan hari ini ke Kecamatan geger, 4 tangki per hari dikali 6.000 liter/tangki,” ungkapnya

Mantan Kepala Dinas Perizinan itu menambahkan, jika Droping akan terus dilakukan sampai dengan peralihan ke musim penghujan.

“Satu tangki air bersih mampu mencukupi kebutuhan 30 kepala keluarga dan ini akan kita lakukan Sampai dengan peralihan ke musim penghujan, BPBD akan terus melakukan Dropping air Bersih,” imbuhnya.

Reporter: Rusdi
Editor: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakHisap Vapor Berisi Sabu, Pria di Jember Ditangkap Polisi
Artikulli tjetërDriver Ojol Mesum, Beraksi Pakai Motor Lain, Pernah Curi CD Tetangga

Tinggalkan Balasan