Wakil Bupati Jombang Menghadiri Sedekah Desa

74

JOMBANG, (Kabarjawatimur.com) – Ribuan orang berduyun – duyun menuju satu titik di sebuah tempat di Dusun Paras, Desa Turipinggir Megaluh, Jombang.

Jalan Dusun dipenuhi warga dan juga para pengunjung. Terlihat dari tiap rumah keluar Jodang yakni jajan pasar dan hasil bumi yang akan dijadikan sedekah bumi di Makam Mbah Sandi, Jum’at (18/09/2020).

Menurut juru kunci Makam Mbah Sandi Kateman, Mbah Sandi adalah orang dari Mataram yang pertama kali babad atau membuka Dusun Paras di Desa Turupinggir.

Namun sayangnya tidak ada yang tahu pasti kapan mulai datang dan membuka dusun tersebut. Karena tidak ditemukan tulisan atau prasasti yang menyatakan awal datangnya Mbah Sandi di dusun Paras.

Baca Juga  Latih Ibu-Ibu Bikin Mie Organik, Ipuk Bakal Perkuat Program untuk Dasawisma

Acara sedekah dusun ini diawali dengan pagelaran wayang kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Desa dilanjutkan dengan sambutan Wakil Bupati Jombang.

Dan, puncaknya dengan diserahkannya Jodang yang berisi jajan pasar dan hasil bumi sebagai sedekah untuk leluhur. Tak berlangsung lama setelah doa masyarakat langsung menyerbu jajanan pasar tersebut.

Loading...

RItual sedekah dusun ini rutin dilakukan tiap tahun bertepatan dengan hari Jumat Pahing di akhir bulan Suro. Kearifan lokal ini terus terjaga hingga kini.

Kepala desa Turipinggir Gunasir Wibowo mengatakan bahwa Kegiatan ini dilakukan tiap tahun tepat pada Jumat pahing di bulan Suro.

“Semoga saja dengan sedekah dusun ini kita semua khususnya warga dusun Paras dijauhkan dari bala dan rezekinya dilancarkan dan kegiatan ini bisa melestarikan tiap tahun sebagai salah satu pelestarian budaya kearifan lokal,” tuturnya

Baca Juga  Icon Begawan Setigi Dilounching Bertepatan Dengan HUT ke-75 Pemprov Jatim

Sementara itu Wakil Bupati Jombang Sumrambah mengatakan kegiatan sedekah desa perlu untuk dilestarikan namun harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kegiatan ini bagus sekali terutama untuk selalu mengingatkan diri kita agar tidak lupa terhadap leluhur leluhur kita. Dan saya berdoa agar masyarakat khususnya dusun Paras selalu dijauhkan dari bencana pandemi ini, dilancarkan rezekinya dan selalu rukun guyub rukun,” terang Sumrambah. (*)

Reporter : Aziz

Loading...

Tinggalkan Balasan