JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Puluhan relawan pendonor darah berduyun-duyun ke Dira Balung Shopping Center, Sabtu (23/10/2021).

Mereka dengan sukarela mengikuti donor darah sebagai rangkaian kegiatan donor darah 700 komunitas di 74 kota di Indonesia Timur.

Para sukarelawan itu ingin membantu mereka yang membutuhkan setetes darahnya.

Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki, meninjau langsung kegiatan kemanusian itu. Pria yang berprofesi sebagai pengacara itu memuji semangat berbagi para pendonor.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para pahlawan kemanusiaan yang sesungguhnya, para relawan pendonor yang sukarela donor darah,” kata Zaenal Marzuki.

Zaenal juga mengapresiasi panitia penyelenggara kegiatan donor darah 700 Komunitas di 74 kota di Indonesia Timur yang telah dimulai sejak 11 hingga 28 Oktober 2021.

Baca Juga  Belasan Warga Probolinggo Datangi Kantor Leasing di Jember, Ini Penyebabnya

“Kami ucapkan terima kasih juga kepada penyelenggara kegiatan donor darah di Indonesia Timur, kegiatan donor darah ini juga ditempatkan di Kabupaten Jember,” terangnya.

Loading...

Lebih jauh pria penghobi mobil offroad itu menyampaikan, saat ini kesadaran untuk donor darah di Kabupaten Jember terus meningkat. Sebagai bukti, setiap kegiatan donor darah yang diadakan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember selalu banyak diikuti para relawan.

“Kasadaran untuk donor darah terus meningkat dari tahun ketahun, terutama empat tahun terakhir,” imbuhnya.

Hal itu tak lepas dari upaya elemen PMI dan masyarakat untuk menyosialisaikan pentingnya donor darah.

“Sampai saat ini darah belum ada gantinya, sehingga satu-satunya cara, kebutuhan darah diganti dengan darah orang lain sehingga kegiatan donor darah terus digencarkan,” imbuhnya.

Baca Juga  Simulasi Sinergis Tanggap Darurat Bencana Digelar PMI Jember

UDD PMI Kabupaten Jember sendiri, kata Zaenal Marzuki, akan terus melakukan terobosan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Petugas UDD PMI terus melakukan sosialisasi pentingnya donor darah. Kini mulai banyak komunitas yang membentuk kampung donor. Mereka aktif secara mandiri menyosialisasikan, menghimpun pendonor sampai kerjasama dengan UDD PMI menyelenggarakan donor darah secara rutin seidaknya 2 sampai 3 bulan sekali di wilayahnya,” terangnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaMrs X Tewas Tersambar Kereta Jurusan Jakarta Surabaya
Berita berikutnyaHendak Ngopi Tiba Tiba Ambruk, Warkop di Surabaya Geger

Tinggalkan Balasan