foto ist/kuali.com

TIDAK hanya terkenal dengan bentang kota yang mewah, Singapura juga memiliki pesona kuliner. Adanya perpaduan dari etnis Melayu, Tiongkok, dan India ini menjadikan sajian kuliner di Singapura beragam. Anda bahkan akan menemukan hidangan yang memiliki sejarah panjang seiring datangnya orang dari tiga etnis besar ini.

Simpan referensi kuliner ini untuk nanti saat Anda berlibur ke Singapura. Mengingat sesuai syarat masuk Singapore 2021 memperbolehkan wisatawan internasional. Hanya saja pembukaan perbatasan ini dilakukan secara bertahap untuk tetap mencegah penularan penyakit yang lebih besar.

1. Hainan Rice

Tentu saja Anda bisa membeli Hainan rice atau nasi Hainan di Indonesia. Namun bagaimanapun, mencoba makanan di daerah asalnya akan terasa lebih berkesan. Pasti ada saja perbedaan rasa yang Anda temukan saat menikmati nasi Hainan di Singapura.

Sebenarnya nasi Hainan adalah nasi yang dimasak dengan rempah-rempah. Proses masak ini menjadikan nasi Hainan lembut dan gurih. Biasanya nasi Hainan disajikan dengan ayam rebus dan sambal. Kunci dari membuat nasi Hainan adalah jenis beras yang digunakan. Beras yang digunakan tidak lengket dan lembut jika dimasak.

Sarapan nasi Hainan di Singapura sembari menyeruput teh tarik hangat pasti menjadi pengalaman tak terlupakan. Apalagi jika Anda membeli nasi Hainan dari area hawker yang masih mempertahankan resep aslinya.

2. Ikan Pari Panggang

Masakan ini bisa dibilang unik karena tidak kita temukan di Indonesia. Hidangan ini lahir karena pada zaman dulu, orang tidak memiliki kulkas. Jadi mereka akan memasak ikan dengan dibakar untuk menghilangkan bau dari ikan yang ditaruh di udara terbuka.

Adapun ikan pari panggang ini dibungkus daun pisang sebelum dipanggang. Kemudian disajikan dengan sambal yang terbuat dari rempah dan belacan atau terasi udang. Kemudian Anda bisa menambahkan perasan jeruk nipis sebelum dimakan.

Sajian ini paling enak dimakan dengan nasi hangat untuk makan siang atau makan malam. Ikan pari panggang ini memiliki rasa gurih dan pedas, jadi paling cocok kalau Anda temani dengan segelas es teh. Anda bisa menemukan sajian ini di berbagai tempat di Singapura.

Baca Juga  Besi Baliho Bergambar Puan Ternyata untuk Bangun Mushala

3. Laksa

Rasanya Anda belum ke Singapura kalau belum mencoba laksa. Hidangan ini lahir dari perpaduan budaya Melayu dan Tiongkok. Berbeda dengan laksa yang populr di Malaysia, yaitu asam laksa, di Singapura kari laksa lebih populer.

Kari laksa menggunakan santan yang umum digunakan dalam masakan Melayu, dan mie yang umum digunakan untuk hidangan khas Tionghoa. Kemudian, Anda juga akan menemukan bahan lain seperti tahu, udang, dan kerang. Ada beberapa tempat yang menggantikan udang dan kerang dengan daging lain.

Pastikan Anda mampir ke warung makan yang menyediakan laksa dan mengabadikannya dalam foto. Kuah kental laksa yang gurih tetap terasa nikmat walaupun disantap di tengah cuaca tropis Singapura.

Loading...

4. Fried Carrot Cake

Hidangan khas Singapura yang satu ini wajib Anda coba. Walaupun namanya seolah menggunakan wortel, hidangan ini tidak menggunakan wortel sama sekali. Carrot atau wortel yang dimaksud di sini adalah lobak. Di mana bentuk lobak ini seperti wortel berwarna putih.

Hidangan ini terdiri dari telur goreng yang diorak arik, lalu acar lobak, kemudian kue atau adonan yang terbuat dari tepung lobak. Sajian ini didampingi oleh saus sambal. Tentu saja Anda bisa menyingkirkan sambalnya kalau tidak suka pedas.

Fried carrot cake atau kue wortel goreng ini merupakan hidangan yang cukup ringan. Anda bisa menyantapnya saat sarapan atau sebagai cemilan untuk mengisi waktu makan malam.

5. Chilli Crab

Hidangan yang satu ini juga bisa dibilang cukup unik. Sebagaimana namanya, chilli crab merupakan hidangan dengan bahan utama kepiting. Lalu hidangan ini disajikan dengan kuah bercita rasa pedas, asam, dan manis.

Biasanya chilli crab dimakan dengan mantau atau roti kukus. Jadi Anda mencelupkan mantou ke dalam kuah. Tentu saja Anda harus mencicipi kepitingnya. Cara penyajian chilli crab ini memaksa Anda untuk berusaha membuka cangkang kepiting untuk mendapatkan dagingnya.

Baca Juga  Oknum Polisi Terjerat Kasus Narkoba di Surabaya Akan Disidangkan, Pelakunya 3 Orang

Kepitingnya sendiri dimasak dua kali. Proses pertama yaitu direbus, kemudian digoreng agar dagingnya tidak menempel pada cangkang.

Jika Anda lebih suka dengan nasi, Anda bisa memesannya pada penjual. Menikmati chilli crab bisa dilakukan saat jam makan siang atau makan malam.

6. Popiah

Selain hidangan berat, Anda juga harus merasakan jajanan khas Singapura. Salah satu yang terkenal adalah Popiah. Di Indonesia, kita mungkin mengenal hidangan ini dengan nama lumpia. Hanya saja popiah tidak digoreng lagi dan saus ditambahkan pada kulit lumpia sebelum membungkus isinya.

Adapun isi dari popiah ini adalah udang, telur, sosis, wortel, dan potongan lobak. Jika memasak sendiri, Anda tentu bisa memodifikasi isinya sesuai keinginan. Namun jika Anda menikmatinya di Singapura, ada baiknya untuk mencoba resep aslinya.

Hidangan ini umum disajikan dalam keluarga orang Singapura. Hal ini karena cara pembuatannya yang mudah. Walaupun tidak dimakan dengan nasi, Anda hanya cukup beberapa popiah untuk merasa kenyang.

7. Sajian Kepala Ikan

Kepala ikan umum disajikan dalam hidangan di Singapura. Anda bisa menemukan steamboat kepala ikan dan kari kepala ikan. Semua hidangan ini gurih dan nikmat disantap saat cuaca agak dingin.

Ada pula sajian bihun kepala ikan yang merupakan sup bihun dengan kepala ikan. Sekarang, banyak penjual bihun kepala ikan yang mengganti kepala ikan dengan potongan daging ikan. Versi ini tentunya lebih mudah dimakan dan lebih disukai.

Nah, walaupun perlu usaha untuk menyantap kepala ikan, pastikan Anda tetap mencobanya. Apalagi di Singapura, mencicipi hidangan tradisional akan memberikan pengalaman tersendiri.

Seringkali kita bisa berkenalan dengan budaya lewat hidangan. Jadi, jangan lewatkan hidangan khas Singapura saat Anda berkunjung. Nikmati juga kemudahan saat bepergian dengan Traveloka Lifestyle SuperApp. Anda bisa memesan tiket pesawat, penginapan, hingga tiket masuk ke berbagai objek wisata. (RED)

Loading...
Berita sebelumyaKorban Penusukan Tewas Bersimbah Darah di Balongsari Surabaya
Berita berikutnyaKA Wijaya Kusuma Kembali Beroperasi

Tinggalkan Balasan