5 Tips Memberikan Promo Gratis Ongkir Pada Toko Online Milikmu

12

Saat ini, pertumbuhan toko online di Indonesia sudah semakin meningkat. Karena itu, peta persaingannyapun menjadi semakinketat. Para penjual saling berkompetisi dalam membuat promosi yang gila-gilaan untuk meningkatkan target penjualan.

Salah satu strategi untuk meningkatkan hasil penjualan adalah dengan memberikan promosi yang menarik untuk para pelanggan. Beberapa contoh promosi penjualan yang biasanya dilakukan adalah dengan menerapkan potongan harga mulai dari 5 sampai 50%, beli 2 gratis 1, beli 1 barang gratis barang lainnya, serta promo gratis ongkir.

Seperti yang kamutahu, akses internet telah menjadi semakin meluas di Indonesia. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat menjadi 196,7 juta jiwa di kuartal 2 tahun 2020. Angka ini tentunya meningkat jika dibandingkan dengan jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2018 lalu yang hanya sebesar 171,2 juta jiwa.

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia ini menandakan semakin terjangkaunya akses internet bagi masyarakat. Karena itu, pertumbuhan internet ini mendukung peningkatan jumlah toko online di Indonesia.

PerbedaanToko Online, Marketplace, dan E-Commerce

Perlu diingat, ada perbedaan yang cukup jelas dari toko online, marketplace, dan e-commerce. Meski terlihat sama, ketiganya sebenarnya berbeda. Lantas, apa saja perbedaannya? Berikut penjelasannya!

  • Toko Online

Toko online yang sering juga disebut sebagai “online shop” merupakan medium berbelanja online yang mengandalkan media sosialatau website. Oleh karenaitu, toko online bisadibuatdalamwujud marketplace maupun e-commerce.

  • Marketplace

Marketplace adalah media yang digunakan oleh pedagang online untuk menjajakan barang dagangannya. Di marketplace, para penjual dan pembeli barang wajib mempunyai akun atau kontak yang dapat dihubungi. Biasanya, marketplace lebih dipercaya karena semua toko bernaung dalam sebuah marketplace. Beberapa contoh marketplace di Indonesia yaitu Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.

Perlu kamu tahu, saat ini, media sosial Instagram juga sudah menyediakan marketplace bagi para pengguna yang ingin berjualan online, yaitu melalui Instagram Shopping. Jika kamu pernah melihat beberapa konten Instagram yang menampilkan harga produk di gambar, itulah yang disebut dengan Instagram Shopping.

  • E-Commerce

E-Commerce adalah media berjualan online yang lebih mengerucut dari toko online. Jika toko online mencakup semua media yang digunakan secara online, lain halnya dengan e-commerce yang berupa website untuk menjual barangsecara online. Inilah yang disebut juga dengan website toko online.

Bagaimana tidak, melalui e-commerce, kamu bisa melihat katalog, mengenal brand atau toko yang menawarkan produk, bahkan menyimpan biodata diri, dan melakukan pembelian langsung dari website yang sama. Beberapa contoh e-commerce di Indonesia adalah Blibli.com, Lazada, dan Zalora.

Tips MembukaToko Online

Pada dasarnya, membuka toko online memang lebih fleksibel dan efektif baik dari segi waktu maupun dari segifinansial. Dengan berjualan lewat toko online, kamu dapat memangkas biaya jika dibandingkan dengan berjualan secara tradisional. Salah satunya dapat memangkas biaya sewa gedung. Jika memiliki toko online, maka tidak perlu menyewa ruko untuk display produk.

Meski memudahkan, ada baiknya kamu menyimak beberapa tips berikut sebelum membuka toko online:

  1. Pahami Tentang Barang yang Ingin Dijual di Toko Online

Jika tidak paham dengan barang yang mau kamu jual, untuk apa dong menjalankan bisnis online? Paham atau tidaknya cukup menentukan loh tentang bagaimana hasil dari toko online-mu nanti. Penting tahu ini. Sebab ini menjadi cara memulai bisnis online dari nol.

Hal pertama yang mesti kamu pahami adalah barang atau produk yang bakal kamu jual. Bahkan, kamu wajib tahu sedetail-detailnya. Pemahaman mu ini membantu kamu buat mengetahui kualitas produk yang dijual. Kamu juga tahu berapa harga beli dan harga jual yang pantas.

Baca Juga  Bertahun-tahun, 9 Orang Diduga Tak Menerima SK PNS

Kedua, kamu juga harus memahami selera pasar. Apa yang lagi orang-orang suka saat ini? Model seperti apa yang mereka pengin punya? Kalau hal-hal itu bisa kamu pahami, dijamin barang-barang yang kamu jual mendatangkan banyak pembeli.

Ketiga, pastikan produk yang kamu pasarkan nanti, banyak yang cari di Google. Cara gratis untuk mengetahui banyak-tidaknya orang yang mencari produkmu, kamu bisa gunakan Google Keyword Planner. Dari situ kamu bisa lihat berapa volume pencarian dari produk yang bakal kamu jual.

Kalau volume pencarian dari barang yang hendak kamu jual terlampau tinggi, maka makin tinggi juga persaingan dalam menjual barang itu. Pertimbangkan untuk mencari varian unik dari barang tersebut, yang masih jarang dijual orang lain, tapi disukai.

  1. Riset Kompetitor

Kamu harus tahu betul kompetitormu. Caranya, kamu bisa mulai dari riset gimana mereka jual produk mereka secara online. Cari tahu apa yang merekatawarkan sehingga banyak yang mau beli. Rating dan review memang kasih pengaruh cukup kuat. Namun, hal tersebut tidak selamanya berlaku. Tidak sedikit juga di antara pembeli yang kecewa lalu kasih rating dan review jelek.

Dari sini kamu bisa belajar buat menawarkan keunggulan bisnismu yang menjadi kelemahan di kompetitor. Misalnya aja soal pembeli yang paling tidak suka respons yang lama atau pengemasan yang asal-asalan.

Nah, kekurangan kompetitor tersebut bisa kamu manfaatkan buat memaksimalkan penjualan toko online-mu. Misalnya nih, kalau ada pertanyaan yang mampir, kamu kudu jawab dengan cepat. Terus pengemasan barang, kalau memungkinkan, tambah bubble wrap agar pembeli semakin senang.

Loading...

Harga juga menentukan banget. Namun, menjual barang lebih murah dari lapak lain gak selamanya bakal mendatangkan banyak pembeli. Masih ada kok dan banyak malah yang mementingkan kualitas ketimbang murahnya harga. Intinya, kamu masih menjual dengan harga yang terbilang kompetitif.

  1. Cari Supplier Tepercaya

Boleh-boleh saja kamu cari supplier di pusat grosir. Namun, kamu bakal sulit buat ambil untung dari produk yang kamu jual.

Terus cari supplier di mana dong? Jangan menutup kemungkinan buat cari supplier sampai keluar negeri. Atau dengan mendatangi sentra pengrajin di daerah-daerah. Buktinya, Brodo, brand sepatu cowok, bisa sukses dengan memberdayakan pengrajin sepatu Cibaduyut.

Seandainya kamu pengin kerjasama dengan supplier di luar negeri sana, kamu bisa mencarinya lewat Alibaba. Di sana banyak sekali barang beserta supplier-nya yang bisa diandalkan.

Tips Menerapkan Promo Gratis Ongkir

Di masa sekarang ini, promo gratis ongkos kirim (ongkir) menjadi salah satu satu pertimbangan utama bagi pembeli (customer) dalam berbelan jadi toko online. Pembeli bisa saja memilih toko online yang mempunyai harga sedikit lebih mahal namun menawarkan fitur gratis ongkir. Dalam definisinya, ongkos kirim merupakan biaya yang harus dibayarkan oleh pembeli untuk jasa pengiriman produk yang dibelinya.

Besaran nilai yang harus dibayarkan tentunya berbeda, sesuai dengan berat produk, lokasi pembeli dan jasa pengiriman yang dipilih. Selain itu, para meter lain yang sering dipakai dalam penentuan harga ongkir adalah dimensi barang. Hal inilah yang membuat ongkos kirim menjadi lebih mahal. Menyadari halini, banyak toko online kini berlomba-lomba menawarkan bebas ongkos kirim ini untuk menggaet semakin banyak pembeli (customer).

Nah, apabila toko online milikmu ingin menerapkan promo gratis ongkir, ada baiknya menyimak dahulu tips-tips berikutini:

  1. Promo Gratis Ongkir Untuk Jumlah Transaksi Tertentu
Baca Juga  Tabung Oksigen Online Bawa Pria ini Ke Penjara, Harga Tinggi Barang Tak Diantar

Strategi ini sudah banyak dilakukan dan terbukti cukup ampuh. Kamu memberikan promo gratis ongkir untuk pembeli yang bertransaksi dengan minimal jumlah tertentu. Secara tidak langsung, promo ini mengajak orang-orang untuk berbelanja lebih banyak lagi.

Tentukan angka pembelian yang pasti untuk pembeli bisa mendapatkan promo tersebut. Mungkin kamu bisa memulainya dengan memberikan gratis ongkir setelah pembeli melakukan transaksi di atas tiga ratus ribu Rupiah.

  1. Nebeng Promo di Marketplace E-Commerce

Cara ini juga wajib kamu lakukan untuk bikin pelanggan puas. Caranya pun cukup mudah. Kamu tinggal bikin akun dan buka toko online kamu di marketplace e-commerce. Lebih baik punya toko di berbagai marketplace e-commerce karena promo yang diberikan pasti berbeda-beda juga.

Beberapa marketplace e-commerce akan memberikan subsidi untuk mendanai ongkir pada transaksi di toko online kamu. Jangan lupa infokan kepada pelanggan kamu untuk promo yang satu ini. Percayalah, strategi ini akan meningkatkan jumlah transaksi dan menambah keuntungan kamu, loh.

  1. Buat Promo Gratis Ongkir Pada Momentum yang Tepat

Toko online milikmu juga bisa mengikuti tren belanja Nasional dengan memberikan promo di tanggal-tanggal tertentu. Sebut saja tanggal 11 bulan 11 atau tanggal 12 bulan 12. Bentuk promo ini sudah berjalan bertahun-tahun di Indonesia dan terbukti berhasil.

Banyak masyarakat memang sudah menyediakan anggaran untuk ikut hari rayanya para konsumen Indonesia itu. Lebih baiknya lagi, kamu buat promo tersebut dalam kurun waktu 3 – 4 hari untuk memberikan kesempatan kepada para konsumen sebelum berbelanja dan memanfaatkan momen gratis ongkir.

Selain hari-hari tersebut, kamu bisa memberikan promo serupa di tanggal-tanggal gajian, mulai dari tanggal 25 – 31 setiap bulannya. Kamu bisa sedikit “menyentil” sisi konsumtif orang-orang supaya mengeluarkan uang lebih di kala gajian.

  1. Buat Promo Apresiasi Ke Pembeli

Promo gratis ongkir juga bisa kamu berikan kepada pembeli secara acak tanpa perlu alasan tertentu, loh. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi. Pertama, pembeli baru yang mendapatkannya mungkin akan kembali lagi berbelanja di tempatkamu. Kedua, pembeli yang sudah kembali lagi akan semakin cinta dan percaya dengan toko online kamu.

Kamu pun bisa memberikan promo berbentuk voucher dalam kemasan belanjaan yang dikirimkan ke mereka. Mereka bisa menggunakan kode tersebut saat berbelanja di toko kamu berikutnya. Dengan punya voucher tersebut, orang-orang akan terdorong untuk kembali berbelanja.

Kamu bisa menambahkan syarat dan ketentuan dalam penggunaan promo tersebut. Pembeli hanya bisa menggunakan promo untuk belanja dalam jumlah tertentu. Selain itu, bikin tempo penggunaan promo tersebut. Jadi, mereka bisa bisa kembali dalam waktu yang singkat

5.Terapkan Sistem Self-Pickup Buat Pembeli yang Jaraknya Dekat

Jika memang pembeli di toko online milikmu berdomisili tak jauh dari lokasimu, kamu bisa berikan rekomendasi ke mereka untuk mengambil barang sendiri atau janjian bertemu di tempat yang gampang. Dengan begitu, mereka tak perlu bayar biaya ongkir dan bisa atur sendiri pengambilannya. Bisa juga janjian bertemu di tempat yang dekat dan mudah dijangkau.

Metode ini pun bisa langsung mempertemukan kamu dengan pelanggan toko. Manfaatkan momen ini untuk bertanya dan meminta masukan untuk kemajuan toko online milikmu. Mungkin ada satu atau dua hal yang bisa kamu ambil dari suara pelanggan.

Well, semogainformasiinibermanfaatya!

 

 

 

 

 

 

 

 

Loading...
Berita sebelumyaTik Tok Cash Diblokir, Satgas: Waspada Investasi dan Berikutnya Aplikasi Snack Video
Berita berikutnya4 HP Pemuda di Surabaya Diembat Orang yang Ngaku Polisi

Tinggalkan Balasan