5 Hari Pencarian, Pemancing di Banyuwangi Ditemukan Tewas Mengambang

160
Petugas saat mengevakuasi jenazah pemancing. (Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Seorang pemancing, Arif Pratama (30) yang dikabarkan hilang di perairan laut Grajagan, Banyuwangi akhirnya ditemukan dengan kondisi meregang nyawa setelah lima hari dilakukan pencarian.

Arif yang merupakan warga Desa Kedungrejo berangkat memancing di laut menggunakan sebuah perahu, Senin (5/10/2020).

Kanit Reskrim Polsek Purwoharjo, Ipda Agus Suhartono menjelaskan bahwa sebelumnya korban sudah dilarang melaut oleh pengojek pemancing, yakni Hendrik, lantaran cuaca kurang baik.

“Jadi korban sudah dihimbau oleh si pengojek pemancing ini agar tak berangkat,” kata Ipda Agus, Sabtu (10/10/2020)

Loading...

Namun keesokan harinya, korban tak kunjung pulang, dan Hendrik berusaha mencari dan melaporkan kepada petugas. Akhirnya, tim gabungan, SAR Juga BPBD, Polsek Grajagan, Polair Grajagan, Koramil Purwoharjo, BSI BWI, Kamladu Grajagan, RAPALA BAKAMLA, MAPALA BWI, TRC Baret BWI, K.I.B Ambulance, RAPI serta nelayan dan warga setempat melakukan pencarian terhadap korban.

Baca Juga  Timses Ipuk-Sugirah Bekali Strategi Pemenangan Puluhan Relawan Pemuda Pancasila

Namun setelah lima hari kemudian, korban ditemukan, Jum’at (9/10/2020). Di perairan laskaran dilaut lampon, Jenazah korban ditemukan mengambang kemudian dievakuasi dengan menggunakan rubber boat menuju ke darat.

“Jenazah kita ketemukan mengambang diperairan Laskaran perairan Lampon,” ucap Dantim Bazarnas Saipul Ainul. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan