3 Cawabup Jember Siap Sejahterakan Disabilitas

15
Forum Disabilitas berdemokrasi menghadirkan 3 cawabup.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Forum Disabilitas Berdemokrasi (FDB) Jember, menggelar diskusi dengan 3 orang calon wakil bupati. Dalam diskusi tersebut ketiganya bahkan berjanji dan menandatangani fakta integritas untuk memberikan fasilitas, mengakomodir dan melaksanakan undang-undang menjadikan Jember Kabupaten inklusi.

Tiga cawabup yang hadir dalam diskusi bertema “Mewujudkan Jember Sebagai Kabupaten Inklusi Berbasis Kemandirian Penyandang Disabilitas” yang diselengarakan selasa (13/10/2020) malam diantaranya Dwi Arya Nugraha Oktavian (Vian) Muhammad Balyan Firjaun Barlaman, dan Ifan Ariadna Wijaya.

Dalam kesempatan itu, masing-masing cawabup diberi kesempatan menyampaikan visi dan misi mereka khususnya tentang komitmen mereka terhadap penyandang disabilitas. Ketua pelaksana kegiatan Teguh Kasiyanto mengatakan, ketiga calon mempunyai komitmen sama terhadap masyarakat penyandang disabilitas.

“Hanya cara pengaplikasiannya nanti yang berbeda jika nanti diterapkan perihal kebijakan tentang disabilitas. Sampai saat ini perbup yang ada belum sepenuhnya berjalan, jika dipersentasekan tidak sampai satu persen,” ungkapnya.

Baca Juga  SIG Luncurkan Produk Baru Semen Dynamix Masonry

Sedangkan Vian, sapaan akrab cawabup nomer urut 1, pasangan Bupati petahana Faida yang yang mencalonkan diri melalui jalur perseorangan, tidak terlalu banyak berkomentar. Pasalnya, Vian memilih undur diri lebih awal karena ada acara lain.

Namun, Vian mengatakan dirinya dengan Bacabup Faida memiliki komitmen sama untuk disabilitas. “Data seluruh penyandang disabilitas akan kami gunakan untuk peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi kaum disabilitas,” terang Vian.

Loading...

Vian juga menegaskan jika rakyat kembali memilih Faida sebagai Bupati Jember periode 2021-2026 akan menentukan prioritas untuk kaum disabilitas. Terkait mandek nya Peraturan Bupati (Perbup), pihaknya akan menyelesaikan dengan membentuk komisi disabilitas daerah yang mengkongkritkan kebijakan perda tersebut menjadi aturan yang melindungi hak-hak disabilitas.

Sementara itu, dalam kesempatan itu, Ifan, cawabup nomer 3 dengan tegas akan membuka akses informasi untuk semua, termasuk warga disabilitas.

Baca Juga  Orang Tua Massa yang Ditangkap Lurug Mapolrestabes Surabaya, Polisi: Yang Melanggar Tetap Ditindak

“Kami akan mempermudah semua layanan publik untuk ramah disabilitas, termasuk sumber informasi yang bisa menerjemakan kebutuhan para disabilitas sehingga semua elemen masyarakat mempunyai hak yang sama,” katanya.

Terkait ketenagakerjaan, dirinya berkeinginan agar semua unit usaha memberikan hak yang sama dan memberikan kesempatan para kaum disabilitan dalam meningkatkan karirnya.

“Termasuk kami berkeinginan para kaum disabilitas diberikah hak yang sama dalam pendidikan.” tambahnya.

Sementara itu, Gus Firjaun, cawabup nomer urut 2 berjanji untuk penerapan perbup disabilitas yang sudah dimiliki Kabupaten Jember.

“Kami akan mendesak bupati untuk menerapkan perbup, jika tidak diindahkan kami akan memberikan sanksi sampai pemberhentian,” tegasnya.

Terkait pengelolaan program disabilitas yang diambil alih oleh provinsi, dirinya mengatakan pemerintah daerah harus bisa berkomunikasi dengan pemerintah provinsi untuk mengakomodir para kaum disabilitas.

Reporter: Rio

Loading...

Tinggalkan Balasan