2.802 Santri dan Santriwati Tumplek Blek di Polda Jatim

40

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Puncak peringatan Hari Santri digelar di Lapangan Upacara Polda Jatim, pada Selasa (22/10/2019).

Selain Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si, hadir Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, yang bertindak selaku Irup pada giat upacara HUT Santri.

Ada sebanyak 2.802 santri dan santriwati mengucapkan “Ikrar Santri”, dan dilanjutkan sambutan dari Gubernur Jatim yang menyatakan bahwa dengan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 ditetapkannya, 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Atas referensi jihad berupa fatwa untuk mempertahankan kemersekaan Indonesia yang melahirkan semangat heroik dalam peristiwa pertempuran 10 Nopember 1945.

Loading...
Baca Juga  SK Kenaikan Pangkat PNS, Bupati Bojonegoro Harapkan Peningkatan SDM

Gubernur menyatakan bahwa di Hari Santri 2019 ini mengusung tema ” Santri Untuk Kedamaian”. Dengan adanya peringatan hari yang dilaksanakan di Polda Jatim, resonansinya bersifat global untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Sementara Irjen Pol Drs. Luki Hermawan menyatakan, secara serentak merayakan Hari Santri termasuk Jawa Timur. Semuanya serentak seluruh anggota Polri dan TNI ikut merayakan HUT Santri.

“Saya selaku Kapolda Jawa Timur mengucapkan terima kasih, yang mana doa dari para santri se-jawa Timur alhamdulillah Jawa Timur dari pelaksanaan pesta Demokrasi sampai dengan kemarin dilantiknya Presiden untuk wilayah Jawa Timur aman,” jelas Luki

Luki juga berpesan khususnya para santri untuk memiliki wawasan Kebangsaan dan keagamaan serta wawasan pembangunan supaya menjadi SDM yang unggul dan Indonesia maju.

Baca Juga  BMW Indonesia Sajikan X4 xDrive30i M Sport

Hadir dalam giat tersebut Para Pejabat TNI, Irwasda Polda Jatim, Para Pejabat utama Polda Jatim, Ketua MUI Jatim dan undangan lainnya. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakPosyandu dan PHBS di Desa Cenlesen Jadi Duta Lomba di Pamekasan
Artikulli tjetërUnik, Upacara Hari Santri di Bangkalan Pakai Bahasa Madura

Tinggalkan Balasan