17 Hari, Pria ini Setubuhi ABG Dalam Hotel

75
Pelaku yang diamankan Polisi.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Pemuda asal Trenggalek diketahui menyetubuhi gadis asal Kediri berusia 14 tahun atau anak baru gede (ABG) di sebuah hotel kawasan Rungkut, Surabaya. Pria itu bernama, Dedy Parsetyo (21). Sementara korbannya sebut saja Melati.

Melati ini berkenalan di media sosial Facebook dengan pelaku. Keduanya kemudian intens berbalas pesan di messenger hingga bertukar nomor telepon.

Proses perkenalan itu berjalan hampir setahun. Dan dengan bujuk rayu, pelaku berhasil mengambil hati FN.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian membenarkan jika anggota PPA mengamankan pelakunya.

Awalnya, yang membekuk yakni anggota Polsek Ngadiluwih, Kediri. “Dia diamankan Polsek Ngadiluwih, Kediri. Karena lokasi atau tempat kejadiannya di Surabaya, maka dilimpahkan ke sini,” terang Oki, Sabtu (12/6/2021).

Baca Juga  Hunian Rutan Surabaya Meningkat Hingga 150 Persen

Oki menjelaskan, persetubuhan itu bermula setelah perkenalan itu berjalan hampir setahun. Dan dengan bujuk rayu, pelaku berhasil mengambil hati FN.

“Pada bulan Mei 2021, pelaku meminta korban untuk datang ke Surabaya dengan dijanjikan pekerjaan dan diberi motor. Sampai di Surabaya, korban kemudian dijemput pelaku di Terminal Bungurasih,” tambah Oki.

Loading...

Dari sana, pelaku lantas mengajak keliling korban untuk mencari tempat tinggal. “Sampai di daerah Rungkut, pelaku meminta korban untuk tinggal di hotel untuk sementara waktu,” imbuhnya.

Akhirnya, korban tinggal bersama pelaku selama 17 hari tanpa kejelasan pekerjaan yang dijanjikan. Bahkan uang saku milik korban dan handphonenya terpaksa dijual untuk memenuhi biaya sewa hotel dan makan sehari-hari.

Korban juga disetubuhi berulangkali oleh pelaku. Dalam sehari sampai tiga kali, bahkan lebih. Karena kehabisan uang, pelaku ini sampai menggadaikan motornya dan menjual handponenya untuk bertahan hidup.

Baca Juga  Dishub Jember Salurkan Subsidi BBM Ojol-Opang Tahap 3-4, Pengemudi Ojol: Sangat Membantu Sekali

Terungkapnya kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur ini bermula saat pelaku mengantarkan korban pulang ke rumahnya.

Ternyata, orangtua korban sempat melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Ngadiluwih. Dari sana korban dan pelaku dibawa ke polsek untuk menjalani pemeriksaan.

Pada saat diinterogasi, korban mengaku jika disetubuhi berkali-kali selama 17 hari oleh pelaku. Dari Polsek Ngadiluwih, Kediri kemudian diserahkan ke Polrestabes Surabaya.

Kasus tersebut kemudian ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke jeruji besi penjara guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakGrup Relawan IWNU Berkomitmen Kawal Pemerintahan Gresik Baru
Artikulli tjetër4 Kades Terlibat Narkoba Dilimpahkan ke Polres Jember

Tinggalkan Balasan