10 Kali Puting Beliung Sepanjang 2019, Sidoarjo Siagakan BPBD Antisipasi Rawan Bencana Akhir Tahun

45

SIDOARJO, (Kabarjawatimur.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo menyiagakan sekitar 200 personel tanggap bencana. Apel Siaga Tanggap Bencana dipimpin Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah di Alun-alun Sidoarjo, Rabu (4/12/2019).

Dalam apel siaga kali ini sejumlah kendaraan operasional penanganan bencana juga disimulasikan di Alun-alun.

Apel digelar dalam rangka pengarahan sesuai prediksi BMKG Juanda di mana musim hujan akan terjadi mulai Desember. Sejumlah titik rawan bencana sudah diantisipasi oleh BPBD Pemkab Sidoarjo.

“Berdasarkan data, sepanjang 2019 di Sidoarjo telah terjadi 10 kali puting beliung. Daerah yang rawan di antaranya Kecamatan Sedati, Kecamatan Waru dan Kecamatan Tulangan,” terang Kepala BPBD Sidoarjo, Dwijo Prawito.

Baca Juga  Wisata Edukasi Kalitengah, Ciptakan Interpreneur Lamongan

Loading...

Dwijo memaparkan sementara daerah yang rawan banjir di antaranya Kecamatan Jabon, Kecamatan Porong, Kecamatan Waru dan Kecamatan Kota.

“Oleh sebab itu kami siagakan 200 personel menghadapi musim hujan yang diprediksi BMKG terjadi mulai Desember. Kami akan mengecek lagi seluruh kendaraan yang akan dipakai untuk tanggap bencana,” katanya.

Selain banjir dan puting beliung, sepanjang 2019 di Sidoarjo juga telah terjadi sekitar 450 kali kebakaran dan saat ini BPBD Pemkab Sidoarjo sudah membangun pos Damkar di enam kecamatan.

“Targetnya 18 kecamatan memiliki Posko Damkar,” tegasnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengajak semua pihak baik institusi pemerintah, swasta, seluruh jajaran keamanan, kesehatan dan instansi terkait lainnya, untuk waspada.

Baca Juga  Warga Glenmore Kembali Soroti PT IGG

“Kesiapsiagaan personel dan kendaraan operasional tanggap bencana merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan dampak bencana yang akan terjadi,” ucap dia. (*)

Reporter: Viane Cara

 

Loading...
Artikulli paraprakPolisi dan Kejari Jember Mulai Panggil Rekanan Proyek Kecamatan yang Ambruk
Artikulli tjetërBeri Kemudahan Masyarakat, Ini Yang Dilakukan BPN Surabaya II

Tinggalkan Balasan